Malam Ini, Arus Mudik di Kampung Rambutan Mencapai Puncaknya

Kompas.com - 18/09/2009, 18:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Terminal Kampung Rambutan Arfan Zainudin memprediksi, puncak arus mudik Lebaran akan terjadi pada malam ini. Diperkirakan, akan terjadi lonjakan jumlah penumpang lebih dari 10.000 orang mulai sore hingga tengah malam nanti. "Saya yakin akan naik. Puncaknya saya prediksikan malam ini," kata Arfan kepada Kompas.com, di kantornya, Jumat (18/9) sore.

Sejak pagi hingga siang tadi, yakni pada shift keberangkatan pertama mulai pukul 08.00 sampai pukul 14.00, sebanyak 10.315 orang pemudik telah diberangkatkan dari Terminal Kampung Rambutan.

Menurut Arfan, akan lebih banyak penumpang yang memilih untuk melakukan perjalanan dengan bus pada malam hari. "Kalau pada shift pertama sudah tinggi maka shift berikutnya pada malam nanti juga akan tinggi. Karena penumpang lebih banyak memilih bus malam," terang Arfan.

Karena itu, Arfan juga meminta agar para pemudik yang akan berangkat pada malam ini agar meningkatkan kewaspadaan karena akan terjadi kepadatan yang tinggi. "Harus terus waspada dan sebisa mungkin hindari untuk berdesak-desakan," katanya.

Ia menjamin bahwa jumlah armada bus di Kampung Rambutan mencukupi meski jumlah penumpang akan melonjak. "Semua cukup. Penumpang tidak perlu berdesakan. Itu hanya akan menimbulkan potensi tindakan kejahatan," tukasnya.

Pantauan Kompas.com saat ini, kepadatan penumpang agak sedikit mengendur karena waktu berbuka puasa. Para pemudik lebih dulu memanfaatkan waktu untuk berbuka sebelum bersiap-siap berangkat pada malam nanti.

Berdasarkan data Dinas Perhubungan Terminal Kampung Rambutan, pemudik terbanyak terjadi untuk keberangkatan menuju daerah Jawa Tengah. Tujuan yang paling banyak dipadati antara lain menuju Pekalongan, Semarang, Solo, dan Yogyakarta. Jurusan ini juga diperkirakan masih akan terus meningkat malam nanti.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau