Ribuan ke Lokasi Tewasnya Noordin, Pendapatan Parkir Jutaan Rupiah

Kompas.com - 23/09/2009, 04:04 WIB

 

 

SOLO, KOMPAS.com -  Hampir sepekan berlalu, semenjak gembong teroris Noordin M Top dinyatakan tewas dalam serbuan tim polisi antiteror Mabes Polri, Rabu hingga Kamis pekan lalu. Namun, hingga Selasa (22/9) petang, masyarakat yang datang melihat lokasi tempat tewasnya Noordin terus berdatangan.

Masyarakat yang datang ke Kampung Kepuhsari RT 03 RW 011 Kelurahan Mojosongo, Jebres, Solo, Jateng mencapai ribuan. Banyaknya pengunjung yang datang ke kampung ini dimanfaatkan warga setempat untuk menarik biaya parkir kendaraan, baik sepeda motor maupun mobil.

Warga pun membagi kelompok yang mengatur parkir. Menurut Hariyatno (54) salah satu warga yang ikut menangani parkir, untuk sekali parkir sepeda motor ditarik Rp 2.000 dan mobil Rp 5.000.

Dalam sehari, pendapatan parkir mencapai jutaan rupiah. Satu kelompok parkir bisa mendapat lebih dari Rp 1,5 juta. Padahal ada beberapa kelompok parkir.

"Kemarin satu hari ada kelompok yang mendapat sekitar Rp 1,8 juta," ujar Hariyatno.

Menurut Ketua RT 03 RW 011 Kampung Kepuhsari, Suratmin, dana yang diperoleh dari parkir tersebut sebagian diperuntukan kegiatan kampung setempat dan karang taruna. "Kampung kami mendadak jadi terkenal," kata Suratmin.

Untuk memudahkan pengunjung masuk lokasi, warga setempat memasang papan petunjuk dari ujung jalan, sebelum memasuki Kampung Kepuhsari. Bahkan dari jalan raya, sudah terlihat papan petunjuk yang bertulisan lokasi teroris Noordin M Top.

Dari pengamatan, mobil dan sepeda motor yang masuk ke lokasi, selain bernomor polisi Solo juga bernomor polisi luar kota seperti Jakarta dan sekitarnya.      

 

 

 

 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau