Astaga, 80 Persen PNS di Indramayu Bolos Kerja

Kompas.com - 24/09/2009, 17:16 WIB

 INDRAMAYU, KOMPAS.com  - Sekitar delapan puluh persen pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, bolos kerja sehingga suasana di pendopo lengang, Kamis (24/9).

Kepala Humas Pemkab Indramayu Drs Ahmad Juniadi mengatakan, seharusnya hari ini semua pegawai sudah kembali bekerja karena cuti bersama cukup untuk bersilturahmi, mungkin bagi  mereka yang tidak masuk hingga sekarang ada sanksi dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD). .

"Seharusnya pegawai negeri memberi contoh yang baik terhadap masyrakat, kesadaran mereka tentang disiplin kerja diutamakan, namun sayang melihat kondisi seperti ini memalukan, padahal kami sudah berupaya bahwa hari ini sudah kembali bekerja," katanya.

Sekda Indramayu melakukan inspeksi mendada (sidak) ke berbagai kecamatan di Indramayu. "Mestinya semua pegawai yang ada di gedung Pemkab memberi contoh kepada mereka yang jauh dari lingkungan pejabat,malah sebaliknya mereka bolos hingga 80 persen," tandasnya.

Sementara itu, di lingkungan dinas Kehutanan yang kantornya berjarak kurang dari tiga kilometer dari kantor Pemkab Indramayu, terlihat seperti hari biasa semua pegawai hadir, hanya satu orang yang sedang cuti hingga hari Senin.

"Jumlah pegawai di Dinas Kehutan 45 orang, satu sedang orang cuti, sisanya hadir semua apel pagi hingga selesai pengajian rutin pagi,disiplin yang didahulukan untuk melayani masyarakat," kata kepala Dinas Kehutan Indramayu H Yayan Mluyantoro MM.

Pembekalan disiplin bekerja perlu disosialisasikan supaya pegawai memahami hak dan kewajibannya. "Saya prihatin mendengar di kantor Pemkab yang bolos hingga 80 persen padahal kantor tersebut merupakan pusat kegiatan pemerintah Indramayu," katanya.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau