JAYAPURA, KOMPAS.com - Ribuan kader Partai Golkar menghadiri deklarasi pencalonan Surya Paloh sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar di Gedung Olah Raga (GOR) Cendrawasih, Jayapura, Papua, Kamis (24/9) petang.
Ribuan kader yang datang dari berbagai wilayah di Provinsi Papua telah memadati GOR sejak Kamis siang. Bahkan, saat Surya Paloh dan rombongan tiba di Jayapura, mereka menggunakan berbagai jenis kendaraan roda empat dan sepeda motor mengarak Surya Paloh dari Bandara Sentani menuju GOR Jayapura.
Di dalam gedung, ribuan kader yang sebagian besar mengenakan kaos warna putih kombinasi lengan kuning itu sudah memadati ruangan dan tribun GOR. Kaos yang mereka kenakan bertuliskan "Kembalikan Kejayaan Golkar Bersama Surya Paloh". Di dalam gedung itu, kader Golkar juga mengibarkan poster bergambar Surya Paloh.
Deklarasi itu juga dihibur penyanyi dangdut Kristina dan penampilan seni seruling tambur.
Acara deklarasi diwarnai pernyataan sikap dukungan sejumlah DPD Golkar tingkat II di Bali, NTB dan NTT bagi Surya Paloh pada Munas Golkar di Riau, 4-7 Oktober mendatang.
Kandidat Ketum Partai Golkar Surya Paloh mulai Kamis melakukan "roadshow" ke beberapa daerah untuk menguatkan dukungan bagi pencalonannya pada Munas Partai Golkar di Pekanbaru.
Setelah Papua, Surya Paloh yang juga Ketua Dewan Penasihat Partai Golkar itu akan melakukan pertemuan dengan beberapa pengurus DPD Golkar antara lain Sulsel, Jateng, Sumsel, Sumbar dan Kalbar.
Pertemuan Surya Paloh dengan kader dan pengurus Golkar di Papua berlangsung di tengah mencuatnya mosi tak percaya pengurus DPD tingkat II terhadap pengurus DPD tingkat I Golkar.
Mosi tak percaya mencuat karena adanya dugaan pemaksaan yang dilakukan oknum pengurus DPD tingkat I Golkar agar mendukung anggota Dewan Penasihat Golkar Aburizal Bakrie atau Ical, sedangkan pengurus DPD II Golkar mendukung Surya Paloh.
Selain Surya Paloh dan Ical, kandidat lain yang disebut-sebut memiliki peluang menjadi ketua umum Golkar mendatang menggantikan Jusuf Kalla adalah tokoh muda Golkar Yuddy Chrisnandi dan putra mantan Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang