GENOA, KOMPAS.com — Masuk lapangan di menit ke-81, David Trezeguet langsung mencetak gol di menit ke-86 ke gawang Genoa dalam lanjutan Serie-A, di Stadion Luigi Ferraris, Kamis (24/9) atau Jumat dini hari WIB. Berkat gol itu pula, Juventus mampu mengakhiri duel dengan skor imbang 2-2.
Sebelum pertandingan, Juventus berada di peringkat kedua dengan 12 poin atau berselisih satu angka dari Inter Milan di puncak klasemen. Hal ini menjadi motivasi Juventus untuk menang dan menggeser "La Beneamata".
Dengan permainan cepat, Juventus pun berhasil mendesak tuan rumah. Mereka bahkan mampu unggul lebih dulu melalui Vincenzo Iaquinta saat pertandingan baru berjalan lima menit. Iaquinta berhasil menjangkau umpan Mauro Camoranesi dan menembakkannya ke sudut kanan bawah gawang.
Gol itu tak membuat Genoa patah semangat. Dengan tenang, mereka memusatkan kekuatan di lini tengah untuk meredam gempuran Juventus. Setelah sempat dikejutkan oleh ancaman Amauri dan Claudio Marchisio, mereka pun berhasil mengendalikan permainan.
Perlahan, Genoa mampu memberikan perlawanan kepada Juventus. Pada menit ke-19, misalnya, Giuseppe Sculli nyaris menyamakan kedudukan. Sayang, tembakannya masih meleset ke sisi kiri gawang Gianluigi Buffon.
Meski gagal, serangan itu menjadi inspirasi Genoa. Dengan permainan umpan-umpan silang, mereka mencoba membongkar jantung pertahanan Juventus yang dikawal Nicola Legrottaglie dan Giorgio Chiellini.
Kerja keras Genoa akhirnya membuahkan gol penyama kedudukan di menit ke-31 melalui Giandomenico Mesto. Memanfaatkan umpan Sculli, Mesto menanduk bola masuk ke sudut kanan atas gawang Buffon.
Gol itu membuat Juventus meningkatkan serangannya. Mengandalkan permainan cepat di sektor sayap, Juventus pun mampu menciptakan peluang melalui Mauro Camoranesi dan Marchisio. Namun, tembakan kedua gelandang itu berhasil dikandaskan Amelia. Skor 1-1 pun bertahan hingga akhir babak pertama.
Memasuki paruh kedua, permainan berjalan lebih alot. Kedua kubu sama-sama menggandakan pertahanan dan mengurangi agresivitas. Meski permainan tampak lebih cepat, tetapi kedua kubu sudah jarang menuntaskan serangan dengan peluang.
Setelah tandukan Nicola Legrottaglie di menit ke-56 berhasil diatasi Amelia, tak satu pun peluang tercipta hingga terjadinya gol kedua Genoa yang dicetak Hernan Crespo di menit ke-75. Memanfaatkan umpan silang Mesto, Crespo meloloskan bola ke sudut kiri atas gawang Buffon.
Keadaan tertinggal memaksa Juventus untuk mengorbankan pertahanan untuk menambah daya gedor. Juventus pun berhasil mencetak gol penyama kedudukan melalui Iaquinta di menit ke-75. Sayang, gol itu dianulir karena Iaquinta sudah terlebih dulu berada dalam posisi off-side.
Pada menit ke-82, Juventus juga kembali menjebol gawang Genoa melalui Sebastian Giovinco. Namun, lagi-lagi wasit membatalkan gol itu karena off-side. Atas alasan yang sama, wasit kembali menganulir gol David Trezeguet di menit ke-85.
Kekecewaan terhadap wasit tak meruntuhkan mental Juventus. Dengan mempertahankan fokus, mereka terus mengincar gawang Genoa, yang sudah mengambil posisi bertahan. Akhirnya, pada menit ke-86, Juventus betul-betul mampu menyamakan kedudukan melalui Trezeguet. Memanfaatkan umpan Giorgio Chiellini, Trezeguet menanduk bola masuk ke tengah atas gawang Amelia.
Dengan sisa waktu empat menit, Juventus terus mengejar kemenangan. Namun, jangankan gol, peluang pun tak satu pun bisa diciptakan kedua kubu hingga peluit berbunyi panjang dengan skor 2-2 terpampang di papan skor.
Dengan hasil ini, Juventus pun tetap bertengger di peringkat kedua. Meski sama-sama mengoleksi 13 poin dengan Inter, Juventus kalah selisih gol. Sementara itu, Genoa juga tertahan di peringkat keempat dengan 10 poin.
Susunan pemain:
Genoa: Amelia; Morretti, Bocchetti, Biava; Milanetto (Kharja 66); Zapater, Modesto (Papastathopoulos 61), Rossi; Floccari, Sculli, Mesto
Juventus: Buffon; Chiellini, Legrottaglie, Grosso, Grygera; Melo, Marchisio (Giovinco 75), Poulsen; Iaquinta, Amauri (Trezeguet 81), Camoranesi