Pasar Motor 2010 Dekati Total Penjualan 2008

Kompas.com - 28/09/2009, 09:05 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pasar motor nasional diprediksi akan pulih tahun depan. Total penjualan wholesales 2010 akan berada antara 5,8 juta dan 6 juta unit. Angka itu masih di bawah total penjualan tahun lalu, 6,2 juta unit.

Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor (AHM) Julius Aslan menjelaskan, situasi perekonomian terus menuju ke arah positif. Hasilnya, permintaan motor meningkat seiring bergejolaknya aktivitas ekonomi.

"Selama Amerika Serikat baik, investasi terus terserap ke dalam negeri. Kondisi pasar modal baik, rupiah tetap sekitar 10.000 per dollar AS, interest rate 6,5 persen, dan target pertumbuhan ekonomi 5,5 persen tahun depan, semua itu merupakan indikator ke arah pertumbuhan," papar Julius kepada Kompas.com, belum lama ini.

Selain itu, landing rate tahun depan diperkirakan akan terus menurun antara 11 dan 12 persen dari posisi saat ini, 13-14 persen. Karena langkah sejumlah bank nasional menurunkan suku bunga deposito ke arah BI Rate, hal itu dipastikan akan menurunkan beban cicilan.

"Sekarang bunga untuk cicilan motor di lembaga pembiayaan di level 30 persen. Tahun depan akan turun menjadi 27-28 persen. Ini menyehatkan untuk pasar motor nasional," lanjut Julius yang tahun depan menargetkan pangsa pasar 46 sampai 47 persen.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau