Tol Serpong-Cengkareng Dapat Dana Talangan

Kompas.com - 29/09/2009, 14:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pembangunan ruas tol Serpong-Cengkareng mendapat kepastian dana talangan pengadaan tanah melalui fasilitas Badan Layanan Umum (BLU). "Sudah ada kepastian sesuai dengan rencana pemerintah mengembangkan  Bandara Soekarno-Hatta," kata Direktur Pengembangan dan Niaga PT Jasa Marga Tbk Abdul Hadi di Jakarta, Selasa.

Awalnya, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI, Agustus lalu, menyebutkan sejumlah ruas tol belum mendapatkan kepastian pengadaan dana talangan untuk pembebasan tanah. Ruas tol Serpong-Kunciran 11 kilometer dan Kunciran-Cengkareng 15 kilometer, yang konsesinya dipegang anak perusahaan PT Jasa Marga Tbk, termasuk yang belum mendapat dana talangan.

PT Jasa Marga Tbk mendapat hak konsesi atas kedua ruas tol, bagian dari pengembangan JORR (Jakarta Outer Ring Road) tahap 2, itu melalui anak perusahaan PT Marga Trans Nusantara dan PT Marga Kunciran Cengkareng. Kepala BPJT, Nurdin Manurung, dalam Rapat Kerja dengan Komisi V ketika itu mengharapkan ada keleluasaan dari pemerintah agar dana BLU selain dapat digunakan di Tol Trans Jawa, juga di JORR2.

Kebutuhan dana untuk pembebasan tanah kedua ruas tol itu, untuk Serpong-Kunciran, sekitar Rp 900 miliar, sementara untuk Kunciran-Cengkareng membutuhkan biaya pembebasan tanah Rp 1,1 triliun.

Abdul Hadi mengatakan, kehadiran akses tol baru menuju Bandara Soekarno-Hatta sebagai bandara internasional sudah sangat mendesak mengingat kepadatan lalu lintas di tol dalam kota sudah begitu tinggi. "Apalagi pemerintah rencananya setelah pengembangan tiga terminal masih akan menambah satu lagi sehingga terdapat empat terminal. Tingkat kepadatan di tol menuju bandara semakin tinggi," katanya.

Abdul Hadi mengatakan, untuk sementara ini Tol Sedyatmo sebagai akses utama menuju bandara akan terus diperbaiki. Salah satu upaya peningkatan pelayanan adalah dengan membuat hanya sekali transaksi pembayaran tol di ruas Tol Sedyatmo yang sebelumnya dua kali. Sedikitnya terdapat 35.000 kendaraan menuju bandara setiap hari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau