BANDUNG, KOMPAS.com — Rekonstruksi bangunan sekolah rusak akibat gempa di Jawa Barat ditargetkan selesai pada Februari 2010. Untuk sementara, kegiatan belajar-mengajar di sekolah yang hancur total bisa dilakukan di tenda-tenda darurat.
"Rekonstruksi yang dikelola oleh BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) itu disanggupi selesai Februari 2010," ujar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jabar Wahyudin Zarkasyi ketika ditanya mengenai penanganan pascagempa di bidang pendidikan, Rabu (30/9), di Kantor Dinas Pendidikan Jawa Barat.
Namun menurutnya, tenggat waktu rekonstruksi yang akan dilakukan itu beragam. Sebab, pengelola dan mekanisme anggaran yang dilakukan berbeda-beda. Ada yang dilakukan oleh BNPB, Departemen Pendidikan Nasional, bahkan swasta.
Sementara itu, anggarannya ada yang disalurkan melalui dana alokasi khusus (DAK) maupun bantuan dari pemerintah pusat (Depdiknas) dan pemerintah provinsi. Untuk anggaran dari pemerintah pusat dan provinsi diperkirakan mencapai Rp 30 miliar.
Berdasarkan data terbaru, total ruang kelas yang rusak berat di Jabar akibat gempa mencapai 3.054 buah. Menurut Wahyudin, kegiatan belajar-mengajar sementara sebaiknya dilakukan di ruangan yang masih tersisa dengan sistem shift. Jika bangunan sekolah hancur total, maka sarana umum bisa dimanfaatkan.
"Pemanfaatan tenda untuk sementara ini menjadi pilihan terakhir jika tidak lagi tersedia ruangan pengganti. Untuk tenda darurat ini, Departemen Sosial menjanjikan akan memberi 2.500 tenda, sementara dari UNICEF sebanyak 500 school box (tenda),"ungkapnya.
Hingga kemarin, baru sebagian peralatan tenda UNICEF yang sampai di Bandung. Pihak UNICEF Indonesia merilis, jumlah tenda yang telah sampai mencapai 89 buah. Pengiriman paket tenda hibah yang dilengkapi paket rekreasi untuk memulihkan trauma gempa anak itu sedikit terkendala larangan angkutan berat selama arus mudik Lebaran lalu.
"Kondisi akibat gempa di Jawa Barat sebetulnya tidak lebih parah daripada di Aceh dan Yogya. Untuk itu, kita tidak boleh manja dan harus tegar," ucapnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang