Tak Benar Demokrat Usung Taufik Kiemas

Kompas.com - 01/10/2009, 18:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah partai telah mengklaim paket kolaborasi calon pimpinan MPR RI di bawah kepemimpinan Taufik Kiemas dari PDI-P, namun Sekjend Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Anis Matta mengatakan konfirmasi terhadap pimpinan Demokrat mematahkan kemungkinan itu.

"Paket pimpinan MPR yang didukung SBY ya seperti sebelumnya, paket koalisi," tutur Anis usai mengikuti sidang paripurna kedua, Kamis (1/10).

Dalam rapat pertama fraksi tadi siang, Anis mengatakan fraksi sudah mendengarkan hasil konfirmasi Presiden PKS Tifatul Sembiring kepada pimpinan teras Demokrat. Menurut Tifatul, seperti dituturkan kembali oleh Anis, tak benar Demokrat telah bulat mengusung Taufik Kiemas.

"Itu tidak ada katanya. Tadi di rapat fraksi disampaikan Pak Tif, hasil konfirmasi itu tidak ada deal dengan TK sampai saat ini," tegasnya lagi.

Dengan demikian, sesuai dengan kesepakatan awal partai koalisi, Hidayat Nur Wahid yang akan diusung sebagai Ketua MPR. Bagi PKS sendiri, tak ada skenario cadangan untuk mengantisipasi kemungkinan lain.

"Pembicaraan sejak awal ramadhan tetap seperti ini. Tetap mengusung Pak Hidayat sebagai Ketua MPR. Komposisi lainnya belum dibahas," lanjutnya kemudian.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau