Toseland Kembali ke Superbike

Kompas.com - 01/10/2009, 22:18 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - James Toseland harus mengakhiri kiprahnya di ajang MotoGP. Musim depan, pebalap Inggris tersebut terpaksa balik ke World Superbike Championship karena dia tidak punya tempat lagi di Tech 3 Yamaha, setelah "dirampas" oleh Ben Spies.

"Saya harus kembali ke World Superbikes," ungkap Toseland. "Saya ingin menunjukkan bahwa saya masih merupakan seorang pebalap yang bisa meraih gelar juara dunia," tambahnya.

Memang, sebelum masuk ke MotoGP, Toseland adalah mantan dua kali juara dunia Superbike. Sayang, di MotoGP performanya kurang bagus sehingga dia kesulitan bersaing.

Pada musim pertamanya pada tahun 2008, penampilan Toseland cukup menjanjikan. Pada kualifikasi GP Qatar, yang merupakan debutnya, dia berada di barisan depan. Namun di musim 2009 ini, Toseland benar-benar terpuruk dan kini dia berada di peringkat 13 klasemen sementara.

"Tentu saja ada kekecewaan karena kehilangan kesempatan di MotoGP, meskipun saya yakin masih bisa bersaing," ungkapnya. "Tetapi R1 telah terbukti merupakan motor yang terkuat di Superbike dan saya tahu banyak tentang semua orang di tim Yamaha World Superbike. Karena itu, saya siap memberikan 100 persen untuk memberikan hasil yang bagus bersama tim."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau