Menpera: Harga RSh Tidak Akan Naik

Kompas.com - 07/10/2009, 07:53 WIB

PALEMBANG, KOMPAS.com — Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) M Yusuf Asy’ari menegaskan, tidak akan ada kenaikan harga rumah sederhana sehat (RSh) meskipun saat ini berkembang isu soal kenaikan tersebut.

"Saya memastikan tidak ada kenaikan harga RSH karena ketentuan harga sebesar Rp 55 juta per unit tipe 36 tetap berlaku," kata Menpera di Palembang seusai menghadiri Peringatan Hari Habitat Dunia tahun 2009, Senin kemarin.

Menurut Yusuf Asy’ari, harga RSh tersebut ditentukan pemerintah. Sampai kini pihaknya memastikan tidak akan ada kenaikan harga rumah itu, dan komitmen tersebut telah disosialisasikan kepada yang berkepentingan baik perbankan maupun pengembang.

Ia menyatakan, upaya membangun permukiman yang berkualitas terus dilakukan pemerintah, seperti rumah susun (rusun) milik dan sewa dengan program seribu tower. Selain itu, pemerintah juga telah melaksanakan program "landing house" yang tersebar di seluruh daerah terutama di pedesaan, kata dia lagi.

Dia menjelaskan, program pembangunan permukiman berkualitas baik tersebut akan terus dilaksanakan. Targetnya pada tahun 2020, semua rakyat Indonesia yang kini belum memiliki rumah layak huni bisa menikmati kawasan permukiman sehat dan berkualitas, ujar Menpera pula.

Sampai kini sebanyak 660 unit rumah susun telah siap dibangun dari target seribu tower, bahkan 35 tower telah selesai dengan 400 unit kamar per tower.

Selain itu, pembangunan rumah swadaya bagi masyarakat berpenghasilan rendah juga telah mencapai 3,3 juta rumah selama lima tahun ini, dengan target 3,6 juta juta rumah, demikian Menpera.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau