PALEMBANG, KOMPAS.com — Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) M Yusuf Asy’ari menegaskan, tidak akan ada kenaikan harga rumah sederhana sehat (RSh) meskipun saat ini berkembang isu soal kenaikan tersebut.
"Saya memastikan tidak ada kenaikan harga RSH karena ketentuan harga sebesar Rp 55 juta per unit tipe 36 tetap berlaku," kata Menpera di Palembang seusai menghadiri Peringatan Hari Habitat Dunia tahun 2009, Senin kemarin.
Menurut Yusuf Asy’ari, harga RSh tersebut ditentukan pemerintah. Sampai kini pihaknya memastikan tidak akan ada kenaikan harga rumah itu, dan komitmen tersebut telah disosialisasikan kepada yang berkepentingan baik perbankan maupun pengembang.
Ia menyatakan, upaya membangun permukiman yang berkualitas terus dilakukan pemerintah, seperti rumah susun (rusun) milik dan sewa dengan program seribu tower. Selain itu, pemerintah juga telah melaksanakan program "landing house" yang tersebar di seluruh daerah terutama di pedesaan, kata dia lagi.
Dia menjelaskan, program pembangunan permukiman berkualitas baik tersebut akan terus dilaksanakan. Targetnya pada tahun 2020, semua rakyat Indonesia yang kini belum memiliki rumah layak huni bisa menikmati kawasan permukiman sehat dan berkualitas, ujar Menpera pula.
Sampai kini sebanyak 660 unit rumah susun telah siap dibangun dari target seribu tower, bahkan 35 tower telah selesai dengan 400 unit kamar per tower.
Selain itu, pembangunan rumah swadaya bagi masyarakat berpenghasilan rendah juga telah mencapai 3,3 juta rumah selama lima tahun ini, dengan target 3,6 juta juta rumah, demikian Menpera.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang