BEIJING, KOMPAS - Perjalanan panjang dari Jakarta-Singapura-Beijing selama 11 jam itu akhirnya selesai juga. Bandara Internasional Beijing sudah mulai sepi ketika pesawat SQ 810 mendarat. Suhu udara 14 derajat Celcius pada malam itu.
Loket pemeriksaan imigrasi tidak terlalu panjang. China tampaknya betul-betul waspada terhadap ancaman flu babi. Pemeriksaan kesehatan terhadap penumpang yang masuk Beijing dilakukan ketat. Penumpang harus mengisi detil kondisi kesehatan termasuk gejala-gejala gangguan kesehatan.
Petugas di konter kesehatan yang menggunakan masker memeriksa formulir isian kesehatan tersebut. Jadi bukan hanya formalitas.
Pemeriksaan menggunakan infra merah dilakukan terhadap penumpang yang kesehatannya tak terlalu baik. Awalnya saya agak khawatir dengan kondisi kesehatan saya karena kelelahan dan kurang tidur. Namun untungnya, dalam pemeriksaan kesehatan lancar lancar saja.
Usai pemeriksaan kesehatan, imigrasi, dan pengambilan bagasi saya segera menuju ruang kedatangan. Rhine, mahasiswa China jurusan bahasa Inggris sudah menjemput di ruang kedatangan. Rhine adalah salah satu dari lebih dari 200 mahasiswa China yang menjadi tenaga sukarela untuk mendampingi para peminpin media dan jurnalis yang menghadiri World Media Summit 2009 di Beijing. "Beijing akan penuh dengan wartawan dari seluruh dunia," kata Rhine yang juga menjadi tenaga sukarela saat Olimpiade 2008 di Beijing.
Delegasi media dari berbagai belahan dunia datang ke Beijing yang masih libur nasional berkaitan dengan peringatan 60 tahun Partai Komunis China. "Beijing sedang libur delapan hari," kata Rhine.
Delegasi media itu diinapkan di Beijing Hotel dan Grand Beijing Hotel atas biaya kantor berita Xinhua yang menjadi tuan rumah acara ini. Upacara selamat datang kepada delegasi pimpinan media akan dilakukan Kamis malam sedang pertemuan WMS dilangsungkan Jumat di Great Hall.
China memang terus berbenah. Negara dengan kekuatan ekonomi luar biasa ini sedang getol-getolnya untuk menggelar even internasional. Setelah peringatan 60 tahun Partai Komunis China 1 Oktober, kemudian kejuaran tenis dunia China Terbuka dan kini World Media Summit 2009 digelar. Perhatian dunia memang sedang menuju ke China.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang