Peugeot Rakit 207 di Malaysia Tahun Depan untuk Pasar ASEAN

Kompas.com - 08/10/2009, 06:56 WIB

PARIS, KOMPAS.com — Pemerintah dan pengusaha Malaysia bekerja sama menarik produsen mobil Eropa untuk melakukan kerja sama dan berinvestasi di negara tersebut.

Kemarin, di Paris, Naza Group yang bergerak di berbagai bisnis otomotif dan properti ini, bersama Perdana Menteri Malaysia Najib Tun Razak dan Peugeot Automobile, telah menandatangani memorandum of understanding untuk merakit sedan Peugeot 207 di Malaysia mulai Oktober 2010.

Kesepakatan ditandatangani di Hotel Georges V, Paris, bersamaan dengan kunjungan resmi Perdana Menteri Malaysia ke Perancis. Nasarudin Nasimuddin, Chairman Naza Group, dan Jean Marc Gales, Executive President of Peugeot Automobile, menandatangani rencana tersebut.

Dijelaskan, proyek tersebut merupakan tahap awal kerja sama antara Naza Group dan Peugeot Automobiles yang dijalankan sejak 2006 dengan merakit Peugeot 206 versi sedan.

Direncanakan, Naza akan merakit dan memasarkan sedan Peugeot 207 dengan produksi awal 18.000 unit per tahun. Tujuan Peugeot menerima kerja sama itu adalah untuk memperkuat posisinya di ASEAN.

Saat ini, Peugeot memandang ASEAN yang terdiri dari Indonesia, Thailand, Malaysia, Vietnam, Filipina, dan lainnya sebagai pasar Asia-Pasifik dengan pertumbuhan yang sangat besar, yaitu 40 persen pada tahun lalu.

Merakit sedan Peugeot 207 di Malaysia memungkinkan Peugeot memperoleh keuntungan bea masuk di antara negara ASEAN karena mobil itu nantinya bisa diekspor ke Thailand, Indonesia, Vietnam dengan bea masuk yang lebih murah untuk completely built-up (CBU).

Pasar di negara-negara ASEAN dinilai Peugeot sangat menjanjikan. Pasalnya, tahun lalu, penjualan mobil di kawasan itu mencapai 2 juta unit. Rencananya, sedan 207 dirakit mulai Oktober 2010 di pabrik Gurun Naza yang berlokasi 380 km di utara Kuala Lumpur.

Selain Malaysia, di Asia, Peugeot juga telah merakit produknya di China melalui kerja sama dengan Dongfeng Motor. 

Naza Group didirikan oleh konglomerat Nasimuddin Amin (almarhum) yang mempunyai kelompok usaha otomotif, antara lain dealer resmi Ferrari, Maserati, KIA, Brabus, Hamann, Ducati, dan Harley Davidson. Naza Auto Mall merupakan ruang pamer terbesar di negara tersebut. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau