Bantuan Rekonstruksi Asing, Tunggu Keputusan Pemerintah

Kompas.com - 09/10/2009, 13:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com Negara asing yang ingin memberikan bantuan bagi korban serta penanganan pascagempa di Sumatera Barat harus menunggu Pemerintah Indonesia selesai berkoordinasi dan mengumpulkan seluruh data mengenai kerusakan yang diakibatkan gempa berkekuatan 7,6 skala Richter (SR) tersebut. 

Hal tersebut disampaikan juru bicara Departemen Luar Negeri, Teuku Faizasyah, terkait banyaknya tawaran rekonstruksi pascagempa Sumatera Barat. "Kami dari sisi pemerintah menyatakan apresiasi atas bantuan tersebut, tapi tentunya setelah kami selesai," kata Teuku Faizasyah di Jakarta, Jumat (9/10). 

Setelah itu, kata dia, Pemerintah RI dapat memastikan seberapa besar partisipasi asing yang secara resmi akan membantu. 

Faizasyah mengatakan, beberapa negara secara resmi telah menawarkan bantuannya. Namun, Faizasyah enggan menyebutkan nama-nama negara tersebut. "Kurang enak untuk disebutkan. Biar mereka yang mengumumkan daripada kami yang mengumumkan nanti kesannya kami minta-minta," katanya.

Lebih jauh Faizasyah mengatakan, hingga saat ini Pemerintah Indonesia terus berupaya mengidentifikasi segala kebutuhan para korban. Ia juga mengakui, pemerintah mengalami kesulitan dalam penyaluran logistik ke daerah yang terputus akses transportasinya. Namun, pemerintah terus akan berusaha menyalurkan bantuan ke semua daerah. 

"Sedang diupayakan agar bantuan diterima semua daerah termasuk daerah-daerah yang sulit dijangkau," ucapnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau