Wiranto Bekali Anggota Legislatif Partai Hanura

Kompas.com - 11/10/2009, 21:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mengadakan pembekalan bagi 907 anggota legislatifnya dari seluruh Indonesia, 17 orang di DPR RI, 104 orang di provinsi dan 786 di kabupaten dan kota.

"Saya setuju beri pembekalan karena sebelum terjun perlu diberikan pembekalan, yang sementara kemarin belum dimiliki," kata Wiranto, Ketua Umum Partai Hanura, dalam sambutan Pembukaan Pembekalan Anggota Legislatif Partai Hati Nurani Rakyat 2009 di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Minggu (11/10).

Menurut mantan cawapres pasangan Jusuf Kalla itu para anggota partai yang terpilih menjadi anggota dewan tidak boleh lagi mewakili diri sendiri saat bekerja. Ada beberapa hal yang telah membatasi mereka. Di antaranya mereka telah mendapat kepercayaan dari Tuhan yang Maha Kuasa dan mereka adalah wakil rakyat.

Terkait dengan hal ini Wiranto mengingatkan masih banyak pejabat publik dalam negara demokratis ini yang belum memiliki tiga prinsip dasar. Prinsip itu adalah prinsip mandat yang membuat pejabat melaksanakan apa yang dimandatkan rakyat, keterwakilan politik rakyat yang membuat pejabat melaksanakan aspirasi rakyat dan akuntabilitas di mana pejabat memberikan pertanggungjawaban publik. "Ketiga hal inilah yang perlu kita pelajari dan aplikasi ketika duduk sebagai wakil rakyat dan insan politik," ucap Wiranto. "Cita-cita kita adalah masyarakat menggunakan hati nuraninya," lanjut Wiranto.

Pembekelan dilakukan dari tanggal 11-13 Oktober 2009 di Hotel Mercure. Sebanyak 907 anggota legislatif itu menginap di Hotel Mercure, Sheraton dan Aston. Mereka yang mayoritas baru sekali menjabat wakil rakyat dan bahkan baru pertama datang ke Jakarta itu juga akan dibekali oleh Yus Usman (Sekjen Hanura), Suadi Marasabessy (Ketua OKK Hanura), AS Hikam (Mantan Menristek), dan sembilan pemateri dari luar yakni dari Depdagri, KPK, Bapenas, ahli politik, manajemen dan akedemisi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau