Mabes Polri Kirim 140 Personel ke Sudan

Kompas.com - 15/10/2009, 12:51 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Markas Besar Polri mengirimkan 140 Formed Police Unit ke Darfur, sebuah daerah berkonflik di Sudan. Rencananya, ke-140 personel ini akan diberangkatkan pada hari Jumat (15/10) esok.

Kontingen ini merupakan yang kedua dengan masa tugas satu tahun. Tahun lalu, Mabes Polri mengirim 127 personel ke wilayah yang sama. "Kita berharap kontingen kedua sukses seperti FPU 1. Kita juga berharap situasi di Darfur membaik sehingga FPU 2 ini merupakan yang terakhir," ujar Kepala Polri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri kepada para wartawan, Kamis (15/10) di Jakarta.

Ditambahkan Kapolri, kondisi ke-127 personel yang telah bertugas di Sudan saat ini dalam keadaan baik. "Tidak terjadi pelanggaran yang dilakukan anggota kita. Bahkan anggota kita mendapat apresiasi," kata Kapolri.

Sementara itu, Duta Besar Sudan untuk Indonesia Ibrahim Busyra Muhammed Ali mengatakan, pengiriman personal tersebut dapat meningkatkan hubungan kedua negara. Dubes Ibrahim juga mengatakan, saat ini stabilitas keamanan di daerah berkonflik tersebut semakin membaik. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau