Sepasang Owa Jawa akan Dilepasliarkan di Gunung Gede Pangrango

Kompas.com - 15/10/2009, 19:33 WIB

BOGOR, KOMPAS.com - Echi dan Septa, sepasang owa jawa, akan dilepasliarkan di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Jumat (16/10). Sebelum pelepasliaran ke habitat aslinya itu, keduanya telah menjalani penyesuaian lingkungan di kandang habituasinya di Blok Hutan Tiwel, Resort Bodogol BPTN Wilayah III Bogor TNGGP.

Owa jawa (Hylobates moloch) adalah satu-satunya jenis primata yang tidak memiliki ekor dari keluara owa yang ditemukan di Pulau Jawa. Menurut International Union for Conservation of Nature (IUCN) owa termasuk satwa terancam punah.

Penyebab, hutan hujan tropis tempat tinggal dan hidupnya menghilang dengan cepat, akibat tekanan pembangunan dan pertumbuhan populasi manusia. Ini diperburuk dengan kejahatan pemburuan satwa yang tinggi, karena owa termasuka satwa peliharaan kegemaran manusia.

Sebagai satwa langka (endangered), owa jawa memerlukan upaya konservasi yang komperhensif. 8erkaitan dengan itu Pusat Penyelamatan dan Rehabilitasi Owa Jawa atau Java Gibbon Center (JGC) yang dibangun tahun 2003 dan berlokasi di TNGGP, telah menerima 30 ekor owa jawa asal sitaan Departemen Kehutanan dan diserahkan langsung oleh masyarakat.

Kepala Balai Besar TNGGP Sumarto Suharno mengatakan Menteri Kehutahan MS Kaban akan memimpin pelepasliaran pasangan Echi dan Septa. "Dipastikan pasangan owa jawa yang diperkirakan kelahiran 2009 sudah siap dilepasliarkan ke alam sebagaimana ditunjukan dengan prilaku nyayian paginya (morning call) dan menginsumsi 100 persen pakan alaminya di dalam kandang habituasi," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau