Elpiji 3 Kg Lebih Murah, Penjualan Isi Ulang di Banyumas Meningkat

Kompas.com - 16/10/2009, 21:09 WIB

BANYUMAS, KOMPAS.comSebagian ibu rumah tangga di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah mulai beralih menggunakan elpiji tiga kilogram dengan alasan harga isi ulangnya lebih murah dan terjangkau. Penjualan isi ulang elpiji tiga kilogram di tingkat pangkalan dan eceran pun meningkat.

Dengan beralih ke elpiji tiga kilogram, para ibu rumah tangga mengaku bisa menghemat biaya belanja bulanan sampai Rp 20.000. Perhitungan penghematan itu didasarkan pada harga isi ulang elpiji 12 kilogram yang sekarang mencapai Rp 77.000 sampai Rp 80.000 per tabung. Sementara dengan jumlah konsumsi yang sama sebanyak 12 kilogram, total biaya yang dikeluarkan untuk membeli isi ulang elpiji tiga kilogram sampai empat kali hanya Rp 56.000 karena harganya per tabung berkisar Rp 14.000.

Fatmah (56), warga Desa Pekuncen, Kecamatan Pekuncen, ini sudah dua bulan belakangan tidak lagi mengonsumsi elpiji 12 kilogram. "Elpiji 12 kilogram jauh lebih mahal, walaupun sekarang harganya belum naik. Masih lebih untung memakai elpiji tiga kilogram," katanya.

Namun sejauh ini belum ada kaum ibu di Banyumas yang membeli tabung elpiji tiga kilogram sebagai pengganti elpiji 12 kilogram. Hal itu karena distribusi bantuan tabung gas tiga kilogram hampir merata dibagikan kepada warga Banyumas termasuk warga yang telah menggunakan elpi 12 kilogram, seperti Fatmah.

Idad Zakaria (28), pengelola pangkalan elpiji Purwo Kencana, Purwokerto, pun mengakui hal itu. Akan tetapi, katanya, permintaan untuk isi ulang elpiji tiga kilogram selama sebulan belakangan meningkat cukup signifikan, jumlahnya menyamai permintaan selama lebaran.

Dari lima pangkalan yang dikelola, Idad mengaku, penjualan isi ulang elpiji tiga kilogram sekarang ini bisa mencapai 250 tabung per hari. Sebelumnya, hanya berkisar 150 tabung per hari.

Dia memperkirakan permintaan isi ulang elpiji tiga kilogram sebulan mendatang akan terus meningkat, karena harga elpiji 12 kilogram saat ini mulai naik dari Rp 77.000 menjadi Rp 80.000 per tabung. "Apalagi hampir setiap perumahan di Purwokerto, ikut diberi bantuan elpiji tiga kilogram. Karena itu, mereka bisa segera beralih menggunakan elpiji tiga kilogram, kalau harga elpiji 12 kilogram terus naik," jelasnya.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau