JERUSALEM, KOMPAS.com-Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersumpah memberikan pertarungan diplomatik panjang untuk "mementahkan" tuduhan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bahwa Israel terlibat kejahatan perang di Jalur Gaza.
Dewan Hak Asasi Manusia PBB pada Jumat bersidang secara khusus untuk menetapkan resolusi terkait aksi kejahatan Israel. Selain itu dewan tersebut mengesahkan laporan yang dibuat ahli hukum Afrika Selatan Richard Goldstone yang mengutuk aksi-aksi Israel dan Hamas dalam perang Desember 2008 dan Januari 2009 lalu.
Netanyuhu telah mengatakan laporan Goldstone itu dapat mengganggu langkah perdamaian Timur Tengah yang disponsori Amerika Serikat dan ia akan keberatan tentara Israel diadili.
Sebagaiman dikutip, PM Israel itu akan memberlakukan perang terhadap kritik tersebut. "Israel harus mementahkan (laporan itu)," kata seorang pejabat Israel yang mengutip Netanyahu. Ia mengatakan kampanye "tak akan berlangsung hanya seminggu atau dua minggu tetapi mungkin bertahun-tahun".
Wakil Menteri Luar Negeri Israel Danny Ayalon mengatakan Jumat bahwa "Israel sepenuhnya" menolak pemungutan suara dewan PBB itu yang mengutuk Israel tetapi bukan faksi Palestina. Namun, Aylon mengatakan bahwa ia pikir Israel takkan menderita konsekuensi apa pun.
Duapuluh lima negara termasuk China dan Rusia mengesahkan resolusi tersebut yang disetujui pada pertemuan dewan tersebut di Jenewa. Enam negara termasuk AS menyatakan menolak, dengan melemparkan tuduhan bahwa resolusi itu hanya sepihak. Sebelas negara abstein dan empat negara termasuk Perancis dan Inggris tak memberikan suara sama sekali.
Resolusi tersebut mengesahkan rekomendasi Goldstein bahwa isu kejahatan perang itu dirujuk ke Dewan Keamanan PBB jika para pihak gagal melakukan penyelidikan kredibel di dalam negeri masing-masing dalam waktu enam bulan, dan mungkin kemudian dirujuk ke Mahkamah Kejahatan Internasional.
Resolusi itu tak menyebut Hamas, yang juga dikritik oleh Goldstone karena aksi-aksinya dalam perang Gaza. Pihak Palestina menyebut sebanyak 1.387 warganya tewas, di antara mereka banyak warga sipil. Di pihak Israel, 13 orang tewas.
Palestina telah mengatakan mereka akan menunjuk komite untuk mengawal rekomenadasi Goldstein. Hamas menyatakan, Jumat, pihaknya akan menyelidki tapi tak berkomentar mengenai kecaman atas kelompok itu sebagaimana tercantum dalam laporan tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang