BRISBANE, KOMPAS.com — Perdana Menteri Australia Kevin Rudd akan menghadiri acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2009-2014 di Gedung DPR/MPR Jakarta, Selasa (20/10).
Informasi yang dihimpun Antara dari sumber diplomasi RI di Australia menyebutkan, PM Rudd dan rombongan bertolak ke Jakarta dengan pesawat khusus pada malam nanti dan dijadwalkan kembali ke negaranya pada Selasa malam.
Di antara anggota kabinet yang ikut bersama PM Rudd ke Jakarta adalah Menteri Luar Negeri Stephen Smith. Disebutkan, Menlu Smith akan mengunjungi Provinsi Sumatera Barat untuk melihat langsung penanganan dampak gempa dan partisipasi para anggota misi kemanusiaan Australia dalam membantu para korban bencana.
Kunjungan singkat PM Rudd ke Jakarta menunjukkan kedekatan hubungan kedua negara. Namun, tidak tertutup kemungkinan isu penyelundupan manusia menjadi salah satu agenda penting kunjungannya itu.
Dalam sepekan terakhir ini, kubu pemerintah dan kubu oposisi terlibat dalam perdebatan sengit tentang serbuan ribuan orang pencari suaka asing yang datang secara bergelombang lewat laut ke Australia dalam setahun terakhir. Setiap tahun Australia kedatangan sedikitnya 13.500 orang pengungsi.
Di antara mereka yang mencoba datang ke Australia itu adalah 255 orang pencari suaka asal Sri Lanka. Mereka itu kini tertahan di Indonesia setelah kapal KM Jaya Lestari 5 yang mereka tumpangi dihentikan kapal patroli TNI Angkatan Laut di Perairan Selat Sunda, 10 Oktober lalu.
Terhadap ratusan orang Tamil Sri Lanka ini, PM Rudd mengharuskan mereka untuk mengikuti jalur resmi lewat badan terkait PBB karena pemerintahnya tidak akan "tergerak oleh taktik khusus apa pun" dari mereka.
Namun, terkait dengan nasib 255 orang pencari suaka asal Sri Lanka ini, Wakil Perdana Menteri Julia Gillard menegaskan bahwa nasib mereka bukan urusan pemerintah Australia, melainkan "urusan Indonesia". "Masalah-masalah yang ada di Indonesia ditangani pemerintah Indonesia," katanya.