JAKARTA, KOMPAS.com- Di awal masa kepemimpinannya periode yang kedua, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono belum merasa perlu mengganti tiga pejabat setingkat menteri, yakni Panglima TNI, Jaksa Agung, dan Kepala Polri.
"Mereka akan tetap menjalankan tugasnya sampai saya melakukan pergantian sesuai dengan undang-undang," kata Presiden SBY mengawali pengumuman susunan Kabinet Indonesia Bersatu jilid II di Istana Negara, Jakarta, Rabu (21/10) tadi.
Selain mempertahankan tiga pejabat penting itu, dalam waktu dekat Presiden SBY juga akan memilih Dewan Pertimbangan Presiden masa bakti 2009-2014 dan beberapa wakil menteri yang dipandang memiliki beban kerja yang berat.
Sayangnya, Presiden yang semula menyatakan akan mengumumkan di Departemen mana saja wakil menteri akan diadakan itu akhirnya tidak mengumumkannya. Pada pemerintahan periode 2004-2009, SBY telah menunjuk wakil menteri luar negeri yang saat ini dijabat oleh Triyono Wibowo.
Presiden menyadari, usai pengumuman susunan anggota KIB II ini, akan ada sikap pro dan kontra yang berkembang di masyarakat. Namun Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini menilai hal tersebut sebagai sesuatu yang wajar. "Itulah indahnya demokrasi," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang