"mini concert"

di Mata Eno "Netral"

Kompas.com - 23/10/2009, 05:49 WIB

Kita sempet ngewawancarain Eno ”Netral” buat nanyain pendapatnya tentang mini concert yang banyak diadain sama Muda-ers. SMA Katolik Ricci II Tangerang memang mau menggelar mini concert yang menghadirkan Netral sebagai guest star, kerja bareng dengan salah satu provider telekomunikasi.

Ada juga band-band indie lain, seperti Revenge, Losing Insanity, No Talent, Lost Kids, dan masih banyak lagi. Band yang akan tampil di mini concert itu ada juga yang berasal dari hasil audisi yang sudah diselenggarakan panitia sebelumnya.

Mini concert ini merupakan penutupan dari Ricci Cup 9 OXYGEN yang sudah dilaksanakan tanggal 16-24 Oktober 2009 di SMA Katolik Ricci II. Walaupun baru pertama kali mengadakan mini concert, panitia merasa optimistis karena sudah menjalankan semuanya sesuai dengan rencana dan konsep yang telah kita buat jauh-jauh hari.

Kalo kalian mau tau serunya acara ini, datang aja ke SMA Katolik Ricci II tanggal 24 Oktober 2009. Tiket masuknya ngga mahal kok! Cuma 25.000 rupiah dan kalian juga bakal dapet satu kartu perdana dari provider sponsor kita. Murah kan??

Nah, sekarang balik lagi ke Netral yach. Netral yang udah mulai manggung di pensi sejak beberapa tahun lalu (bahkan sebelum Eno masuk Netral) mengaku senang bisa manggung di pensi-pensi SMA.

Apalagi kalau penontonnya seru dan bisa menikmati konsernya. Tapi Netral sempet sedih juga pas pensi sempet nggak diadain. ”Soalnya pensi bisa menjadi ajang yang bagus buat band-band indie manggung. Band indie gitu kan agak susah kalo mau tampil di TV,” kata Eno.

Pensi juga bisa bagus buat sekolah yang ngadain karena secara ngga langsung bisa promosiin nama sekolah masing-masing.

Drumer Netral ini juga bilang kalo komunikasi antara panitia dan bintang tamu itu penting banget. Karena kalau komunikasinya ngga berjalan baik, banyak hal yang ngga bisa berjalan lancar.

Makanya kita harus bisa berkomunikasi dengan baik sama bintang tamunya biar ngga ada kesalahpahaman. Ruang tunggu buat bintang tamu itu juga penting buat disiapin karena bintang tamu itu biasanya butuh tempat buat istirahat. Jadi kita harus bisa nyiapin ruang tunggu yang senyaman mungkin.

Kalau masalah panggungnya, biasanya ngga ada patokan khusus. Asal panggungnya nyaman dan enak buat manggung, bintang tamunya juga bakal ngerasa nyaman kok manggung di pensi yang kita buat.

Menurut Eno, manggung di stage gede sama di pensi itu beda rasanya. Kalo di stage-stage gede itu emang sound-nya lebih bagus. Soalnya, sponsor-sponsornya juga sih yang bikin sound-nya bisa bagus gitu.

Tapi, manggung di pensi itu lebih asyik karena penontonnya lebih energik dan lebih seru. ”Kalo penontonnya asyik, seru, enjoy gitu kita juga seneng manggungnya. Kita juga jadi lebih semangat buat menghibur mereka,” begitu kata Eno.

Eno juga bilang kalo keamanan dan ketertiban selama konser itu juga jadi salah satu hal yang penting buat diperhatiin. Karena kalau sampe terjadi kerusuhan atau keributan di antara penonton, bintang tamu juga bisa jadi risi loh. Bahkan mereka bisa aja menghentikan penampilan mereka kalau kerusuhan yang terjadi udah bener-bener parah.

”Kalo Netral lagi konser terus tiba-tiba ada penonton yang mulai rusuh, kita biasanya cukup ngomong aja biar mereka jaga ketenangan. Dan untungnya mereka juga langsung nurutin kata-kata kita,” paparnya.

Eno juga pesen buat semua Muda-ers biar terus ngadain pensi. Soalnya pensi itu bagus banget buat jadi tempat manggung band-band indie. Jadi, musik mereka bisa lebih dikenal sama masyarakat luas. Pensi juga bagus buat sekolah karena bisa membawa nama baik sekolah kita masing-masing.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau