Pemerintah Segera Kirim Tim ke Malaysia

Kompas.com - 23/10/2009, 19:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus penganiayaan tenaga kerja Indonesia di Malaysia kembali mencuat. Pemerintah akan segera mengirim tim ke Malaysia untuk melanjutkan berbagai upaya memperbaiki perlindungan buruh migran.

Demikian dikatakan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar di Jakarta, Jumat (23/10). Muhaimin mengaku sudah mendengar kasus penganiayaan Mautik Hani (36) oleh majikan di Selangor, Malaysia dan prihatin.

Pemerintah sebenarnya sudah merintis nota kesepahaman (MOU) perlindungan TKI di Malaysia. Namun, imbuh Muhaimin, proses ini masih setengah jalan dan baru persiapan awal.

Muhaimin mengatakan, dia sudah bertemu dengan Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dan membahas soal perlindungan TKI di negara penempatan. Pemerintah ingin koordinasi menjadi lebih kuat dan padu sehingga perlindungan negara terhadap TKI di luar negeri menjadi lebih komprehensif.

Mautik, TKI asal Jember, Jawa Timur, ditemukan terkunci di kamar mandi dengan tubuh penuh luka, Selasa (20/10). Polisi sempat menahan majikan perempuan, yang kini bebas dengan jaminan. Mautik sendiri masih dirawat di rumah sakit.

Direktur Eksekutif Migrant CARE Anis Hidayah mendesak pemerintah mengambil langkah strategis menginvestigasi dan melindungi keluarga Mautik. Pemerintah juga harus memperpanjang moratorium penempatan TKI informal sampai Pemerintah Malaysia menjamin perlindungan kepada TKI sektor rumah tangga.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau