WASHINGTON, KOMPAS.com-Pihak berwenang Guatemala dan Amerika serikat menyita kapal selam buatan dengan muatan kokain yang diperkirakan nilainya di Amerika mencapai 200 juta dollar.
Kapal selam yang memuat 10 ton kokain itu dihentikan pengawal pantai sekitar 280 kilometer lepas pantai Guatemala di Pasifik. Empat orang Kolombia dan seorang Meksiko di atas kapal itu ditangkap.
Guatemala menjadi titik transit penting untuk narkoba ilegal yang dimasukan ke Amerika Utara oleh kartel penyelundup Meksiko.
Kartel ini semakin bergerak ke Guatemala dalam upaya menjamin garis pasokan aman menyusul razia oleh Presiden Meksiko Felipe Calderon. Presiden Calderon mengerahkan lebih dari 45.000 tentara untuk memerangi gang narkoba sejak berkuasa Desember 2006.
Sedikitnya dua kapal seperti kapal selam ditemukan oleh patroli antinarkoba di perairan Amerika Tengah.
Wartawan BBC Jeremy McDermott di Medellin mengatakan, penyelundup narkoba sering menggunakan kapal yang dibuat dari baja dan fiberglass karena sulit dideteksi oleh radar konvensional. Kapal yang pembuatannya menelan biaya sampai 1 juta dollar ditenggelamkan setelah digunakan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang