JAKARTA, KOMPAS.com — Meskipun belum dilantik sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Gita Wiryawan, Sabtu (24/10) pagi, disertakan dalam rombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke KTT ke-15 ASEAN di Hua Hin, Thailand. Presiden dijadwalkan kembali ke Jakarta pada Senin (26/10) siang mendatang.
Menurut Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal, sebelum keberangkatan rombongan Presiden Yudhoyono, Sabtu pagi di ruang VIP Bandar Udara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Gita memang sudah disertakan oleh Presiden untuk mendengar peluang investasi di kawasan ASEAN.
Pada saat pengumuman kabinet, nama Gita disebut bersama dua pejabat setingkat menteri yang akan dilantik pada Kamis (22/10), yaitu Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutanto dan Kepala Unit Kerja Presiden untuk Program Pengendalian Pembangunan Kuntoro Mangkusubroto.
Namun, ternyata, meski sudah datang ke Istana Negara bersama keluarganya, Gita tidak dilantik. Esoknya, saat Sidang Kabinet pertama Kabinet Indonedia Bersatu II di Gedung Utama Setneg, Gita sempat masuk ruangan sidang. Akan tetapi, diminta untuk meninggalkan ruangan karena disebutkan protokoler dirinya belum dilantik.
"Selama ini, Gita memang sudah membantu Presiden di bidang ekonomi. Sekarang beliau ikut secara informal sebelum dilantik," jelas Dino.
Ditambahkan Dino, kemungkinan Gita baru akan dilantik dua pekan lagi bersama pelantikan Sekretaris Kabinet dan tiga calon wakil menteri lainnya.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Yudhoyono sempat mendapat hadiah ulang tahun dari Presiden Rusia berupa senapan khusus, yang disampaikan oleh Duta Besar Rusia di Jakarta, Alexander Ivanov.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang