TEHERAN, KOMPAS.com - Perunding nuklir Iran Saeed Jalili mengungkapkan kesiapan negaranya untuk melakukan perundingan konstruktif dengan negara-negara besar dunia, demikian dilaporkan media resmi Iran, Rabu (28/10).
Pernyataan itu disampaikan Jalili dalam pembicaran telepon dengan ketua kebijakan luar negeri Uni Eropa (EU) Javier Solana pada Rabu.
Solana dan Jalili melakukan pembicaraan sehari sebelum Iran diperkirakan menyampaikan jawaban resmi mengenai rancangan perjanjian bahan bakar nuklir yang disusun PBB.
Perjanjian itu dimaksudkan untuk membantu meredakan ketegangan menyangkut program nuklir republik Islam tersebut.
Sejumlah negara, khususnya AS, menuduh Iran menggunakan program nuklirnya sebagai selubung untuk membuat senjata atom. Teheran membantah tuduhan itu dan bersikeras bahwa program nuklirnya hanya untuk kepentingan sipil.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang