SINGAPURA, KOMPAS — Konsumen Indonesia tetap menjadi pasar yang potensial bagi pengembang properti di Singapura, khususnya masyarakat berpenghasilan menengah ke atas. Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang membaik dan kebutuhan rumah yang berkualitas mendorong pengembang di Singapura tetap optimistis mengembangkan pasar Indonesia.
General Manager Marketing Keppel Land Albert Foo, di Singapura, Kamis (29/10), mengemukakan, kebutuhan hunian yang berkualitas di Jakarta terus bertambah. Hal itu merupakan peluang bagi pengembang untuk konsisten menawarkan hunian terintegrasi lengkap dengan ruang terbuka hijau, infrastruktur, dan fasilitas.
”Pasar properti di Jakarta merupakan pasar yang sangat potensial. Selalu ada permintaan untuk perumahan berkualitas,” ujar Albert.
Minat warga Indonesia yang tinggi untuk berinvestasi, ujarnya, mendorong Keppel Land tetap fokus pada pengembangan proyek perumahan, perkantoran, dan komersial untuk masyarakat berpenghasilan menengah ke atas.
Keppel Land saat ini sedang menggarap tahap lanjutan pembangunan kota terpadu Jakarta Garden City dengan total luas lahan 270 hektar. Kawasan itu memadukan hunian, areal komersial, apartemen, rumah sakit, dan perkantoran.
Tahap awal yang sedang digarap adalah rumah tinggal sebanyak 994 unit yang ditargetkan selesai akhir tahun ini. Proyek kota hunian terpadu itu ditargetkan sepenuhnya tuntas dalam kurun 10-15 tahun mendatang dengan total rumah tinggal dan apartemen sebanyak 7.000 unit.
Head of Marketing Keppel Land Margaret Chin menilai, pasar properti Indonesia, khususnya di Jakarta, terus berkembang seiring bertambahnya jumlah penduduk dan meningkatnya kebutuhan hunian yang hijau dan ramah lingkungan.
Berkaitan dengan itu, Keppel Land mengarahkan pengembangan hunian yang ramah lingkungan dan hemat energi, di antaranya dengan pola daur ulang air kotor menjadi air bersih untuk digunakan bagi keperluan sehari-hari, sarana transportasi, dan drainase.
(BM Lukita Grahadyarini dari Singapura)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang