Lukisan 255.412 Siswa Masuk Rekor Muri

Kompas.com - 30/10/2009, 13:33 WIB

GRESIK, KOMPAS.com - Sebanyak 255.412 siswa dari 1.831 lembaga sekolah, mulai dari TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA se-Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Jumat (30/10), mengikuti lomba lukis dan mewarnai dengan tema lingkungan hijau.

Kegiatan itu masuk rekor dan tercatat di Museum Rekor Indonesia (Muri) bernomor 3955/RMURI/X/2009. Piagam rekor diserahkan perwakilan Muri, Sri Widayati kepada Bupati Gresik, Robbach Ma'sum di Bumi Perkemahan PT Semen Gresik. Kegiatan itu dirangkai dengan perkemahan hijau dan pameran lingkungan hidup sekolah.

Dikatakan Robbach, kegiatan perkemahan hijau dan lomba lukis lingkungan hidup se-Kabupaten Gresik dapat memberi motivasi seluruh anak untuk lebih cinta lingkungan. Anak akan semakin sadar pentingnya menjaga lingkungan dan pada akhirnya menciptakan banyak sekolah adiwiyata yang peduli dan berwawasan lingkungan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik, Chusaini Mustaz menjelaskan, kegiatan melukis massal dipusatkan di Bumi Perkemahan PT Semen Gresik dan serentak di seluruh sekolah yang ada di Gresik, termasuk di wilayah Pulau Bawean.

Demi keabsahan rekor, perwakilan Muri, Sri Widayati dan Ariyani, didampingi saksi termasuk wartawan, juga keliling ke sejumlah sekolah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau