Adriana Bersimbah Darah di Dalam Mobil Honda Jazz

Kompas.com - 31/10/2009, 10:27 WIB

MALANG, KOMPAS.com — Adriana Nayu Bahagiawati, warga Jalan Cakalang, Kelurahan Polowijen, Kecamatan Blimbing, Kamis (29/10) malam, menjadi korban penusukan orang tidak dikenal. Ibu tiga putra itu ditemukan bersimbah darah dengan sebuah pisau dapur berukuran sedang menancap di perutnya. Andriana ditemukan tergeletak di dalam mobil Honda Jazz abu-abu miliknya di kawasan Jalan Ikan Kakap, sekitar pukul 23.00 WIB oleh warga setempat.

Selanjutnya, Adriana dilarikan ke IRD Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) dan menjalani operasi pengangkatan pisau. Saat ini, Adriana masih dirawat di ruang 13 RSSA dan mendapat pengawasan dari petugas kepolisian.

Kasat Reskrim Polresta Malang AKP Rofiq Ripto Himawan menjelaskan, saat ini petugas masih melakukan penyelidikan. “Terlalu dini untuk membuat kesimpulan, baik itu motif maupun pelakunya. Kami masih mencari data dan keterangan,” ucapnya, Jumat (30/10).

Rofiq menjelaskan, saat ini tim penyidik masih mengecek silang mengenai data-data yang sudah dikumpulkan dari berbagai pihak. “Faktanya, polisi tahu ada korban di rumah sakit. Selanjutnya, kami melakukan cross check keterangan dari keluarga korban dan juga saksi-saksi untuk memastikan kecocokan data,” kata Rofiq.

Informasi yang didapat menunjukkan, Adriana ketika itu baru saja menghadiri sebuah acara. Pada malam naas itu, Adriana sempat menelepon keluarganya bahwa dia ditusuk orang di kawasan Jalan Sudimoro Utara, Kecamatan Lowokwaru. Dengan pisau menancap perut, Adriana mengemudikan mobilnya hingga di kawasan Jalan Ikan Kakap, tempat ia ditolong oleh warga. (why)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau