MOSKWA, KOMPAS.com — Menteri Luar Negeri Inggris David Miliband, Senin (2/11), mengatakan, Iran harus merespons cepat usulan Badan Energi Atom Internasional (IAEA), yaitu mengirim uraniumnya ke luar negeri untuk pemrosesan lebih lanjut.
"Kami berdua ingin melihat respons yang cepat dari pemerintah Iran terkait usulan terhadap reaktor riset Teheran," kata Miliband kepada wartawan setelah berbicara dengan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, di Moskwa.
Berdasarkan proposal IAEA, Iran harus mengirim uranium yang telah diperkaya rendah (LEU) ke luar negeri untuk dilakukan pemrosesan lebih lanjut. Uranium itu lalu dikirim kembali dalam keadaan sudah lebih diperkaya ke reaktor riset di Teheran.
Menlu Iran Manouchehr Mottaki, Senin, mengatakan, negaranya ingin agar IAEA membentuk sebuah komite untuk meninjau kesepakatan tersebut. Dia mengatakan, Iran akan terus memperkaya uranium untuk keperluan nuklirnya.
Menlu Rusia, Lavrov, mengatakan, ia berharap Iran menyetujui proposal IAEA itu. Dia juga mengusulkan sebuah pertemuan baru negara-negara kuat dunia, yaitu Inggris, China, Perancis, Jerman, Rusia, dan AS, dengan Iran untuk membahas program nuklir negara itu. "Itu bukan pertemuan terakhir untuk mendiskusikan pertanyaan prosedural, tetapi suatu kesempatan di mana dialog yang pantas harus dilakukan terkait proposal-proposal itu," kata Lavrov.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang