Operasi Katarak Cukup Rp 100.000!

Kompas.com - 07/11/2009, 09:57 WIB

JEMBER, KOMPAS.com — Universitas Negeri Jember menggelar bakti sosial operasi katarak murah bagi masyarakat miskin di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
    
Kepala Humas Universitas Jember Budi Hariyanto, Sabtu (7/11), mengatakan, operasi katarak murah digelar dalam rangka Dies Natalis Unej ke-45 dan dilaksanakan pada 3-12 November di Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Fakultas Kedokteran Gigi.
    
"Unej bekerja sama dengan Medical Ministry International (MMI) dari Amerika Serikat menggelar acara bakti sosial itu," katanya.
    
Menurut dia, target Unej bersama MMI bisa melakukan operasi katarak sebanyak 300 pasien atau 30 orang sehari di RSGM Fakultas Kedokteran Gigi.
    
"Unej melibatkan dosen dan mahasiswa di tiga fakultas yakni fakultas kedokteran, fakultas kedokteran gigi, dan program studi keperawatan untuk membantu tim medis MMI dalam melakukan operasi katarak," katanya.
    
Ia menjelaskan, sebanyak 35 paramedis dan dokter dari MMI siap melakukan operasi katarak bagi warga Jember dan sekitarnya di lokasi yang sudah ditentukan Unej. "Masyarakat harus membawa surat keterangan tidak mampu dari kepala desa/lurah setempat dan membayar biaya sebesar Rp 100.000. Apabila pasien batal melakukan operasi karena suatu hal, maka panitia akan mengembalikan uang sebesar Rp 80.000 kepada warga yang bersangkutan," ujarnya.
    
Bakti sosial operasi katarak murah tersebut, lanjut dia, memang untuk masyarakat yang kurang mampu di Kabupaten Jember dan sekitarnya. Sementara itu, perwakilan MMI Indonesa, Thomas Edy Lesmana, mengatakan, program operasi katarak murah yang digelar di Unej merupakan kegiatan keempat kalinya di Indonesia.

"Kami ingin membantu warga miskin yang menderita katarak di Jember sehingga mereka tidak perlu mengeluarkan biaya yang cukup mahal untuk melakukan operasi katarak," katanya. Informasi yang diterima MMI, lanjut dia, banyak warga Jember yang kurang mampu menderita katarak sehingga mereka tidak sanggup membayar biaya berobat dan operasi katarak di rumah sakit setempat.

"Mudah-mudahan bakti sosial ini bisa bermanfaat bagi masyarakat yang tidak mampu di Jember," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau