JAKARTA, KOMPAS.com — Wajah Kapolri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri tampak tegang seusai mengikuti rapat tertutup bersama Menko Polhukam Djoko Suyanto dan Jaksa Agung Hendarman Supandji di Kantor Menko Polhukam, Senin (9/11) malam. Ketegangan serupa juga tampak ketika dirinya kembali keluar dari Kantor Menko Polhukam.
Kapolri yang sudah meninggalkan Kantor Menko Polhukam sekitar pukul 20.10 kembali lagi ke tempat rapat setengah jam kemudian. Di dalam, Kapolri bertemu kembali dengan Jaksa Agung dan Menko Polhukam. Belum sampai 15 menit, ketiganya muncul secara berurutan. Berbeda dengan raut wajah Djoko Suyanto yang cukup tenang, wajah Jaksa Agung dan Kapolri tampak tegang. Bahkan, Kapolri menolak untuk memberikan keterangan dan mengisyaratkan enggan didekati dengan mengibaskan tangannya.
Tidak diketahui apa yang dibicarakan ketiganya dalam jangka waktu lima menit. Namun, setelah itu Djoko menghadap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Istana.
Seperti diketahui sebelumnya, Tim Delapan telah mengeluarkan rekomendasi sementara yang menyatakan bahwa bukti Polri untuk kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah tak cukup kuat. Sementara itu, Kejagung malam ini akan mengumumkan keputusan P-21 untuk kasus Bibit dan Chandra.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang