JAKARTA, KOMPAS.com — Meski masih akan meminta klarifikasi dari pimpinan KPK (nonaktif) Bibit Samad Rianto, mantan Ketua KPK Antasari Azhar dan tim penyidik dari kepolisian, Tim Delapan menyatakan tidak akan meminta tambahan waktu kerja dari Presiden SBY.
Demikian disampaikan Ketua Tim Delapan Adnan Buyung Nasution di Kantor Wantimpres, Jumat (13/11) sore, sebelum meminta klarifikasi pimpinan KPK (nonaktif) lainnya, Chandra M Hamzah.
"Kalau belum cukup, kita katakan ini belum diperiksa seksama. Kita enggak akan minta tambahan hari. Kita akan berikan berdasarkan apa yang ada, bahwa itu belum lengkap, belum sempurna, Presiden perlu pertimbangkan (tambahan) waktu atau tidak," kata Buyung yang juga anggota Wantimpres ini.
Buyung meminta masyarakat tak hanya terpaku melihat kinerja Tim Delapan pada kasus Bibit dan Chandra. Namun, itu dijadikan entry point untuk melihat kebobrokan sistem hukum Indonesia. "(Jadi) bagaimana memperbaiki ke depan. Kita jangan berkutat pada Bibit dan Chandra. Mesti ada rencana ke depan, harus ada yang diperbaiki," lanjutnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang