Deltras sidoarjo vs pro duta sleman

Pembuktian Dua Debutan!

Kompas.com - 25/11/2009, 18:45 WIB

SIDOARJO, KOMPAS.com - Laga antara Deltras Sidoarjo dan Pro Duta Sleman dalam Divisi Utama Liga Indonesia di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Kamis (26/11) bakal menjadi ajang pembuktian dua tim debutan. Pro Duta merasa di atas angin karena bersatus tim promosi, sedangkan Deltras tengah menjaga harga diri sebagai tim degradasi.

Deltras yang tengah menggemakan tagline Deltras Bangkit memiliki kendala serius di laga perdananya. Jauh-jauh hari, pelatih Nus Yadera sudah mengisyaratkan bahwa empat pemainnya bakal absen. Mimpi buruk itu jadi kenyataan. Hasil uji coba terakhir menjamu tim satu kasta Mojokerto Putra berakhir kekalahan 1-2. Laga keras itu juga membuat M Kusen dan Satyo Husodo cedera.

Alhasil, Kusen, Satyo, Gunawan, dan Dian Fachrudin terpaksa diparkir karena cedera. Sangat disayangkan karena keempatnya pilar penting kami, tapi kami tentu sudah siapkan pelapis, ujar Nus, Rabu (25/11) sore.

Bukan hanya itu, peran dua pemain Liberia, Robert Kwateh dan Adolfo Marshal pun tidak bisa maksimal. Setelah tiba dari Abuja, Nigeria, untuk mengurus administrasi, fisik keduanya sangat payah. Dalam sesi latihan, mereka terlihat kewalahan mengikuti latihan fisik yang sengaja diberikan. Karena itu, Nus tidak merekomendasikan mereka untuk turun 90 menit penuh.

"Fisik mereka belum bagus, saya simpan mereka untuk cadangan saja," tambah Nus.

Tanpa enam punggawa intinya, Nus harus memutar otak untuk menempatkan orang-orang pilihan dalam skema 3-5-2. Posisi Gunawan di bek kiri yang selama ini cukup vital dalam menyuplai umpan-umpan silang diserahkan pada Khoirul Mashuda . Dia juga akan bersama dengan Mujib Ridwan dan Agung Yudha untuk mengawal barisan belakang.

Maju ke depan, Arthur Assa diberi mandat menjadi wing back kiri yang sejajar dengan Irfan selaku wing back kanan. Sementara barisan tengah dikom andoi gelandang lincah Sackie Doe yang berkoordinasi dengan Fery Aman Saragih dan Arif Basuki. Adapun lini depan dipercayakan pada duet Kornelis Kaimu dan Indra Setyawan.

Duet Kaimu-Indra ini terbilang anyar karena selama ini Kaimu ditandem dengan Satyo Husodo ataupun Robert Kwateh. Namun saat ini Nus harus bertaruh untuk menurunkan Indra karena dua penyerang lain tidak fit.

"Karena itu kami punya cadangan, untuk mengganti Indra ketika mulai lemah," ujarnya.  

 

Tidak lebih baik

Kondisi serupa sebetulnya dialami Pro Duta yang juga harus kehilangan dua pemainnya karena cedera dan satu kiper karena sanksi dari PSSI. Namun tim yang tahun lalu masih merumput di Stadion Siliwangi, Bandung, Jawa Barat, ini patut dijuluki sebagai kuda hitam setelah diboyong ke Sleman, DI Yogyakarta oleh Sihar Sitorus.

Pelatih Pro Duta asal Bulgaria Kostadin Angelov terang-terangan bicara kalau Deltras pun tidak lebih baik dari timnya.

"Saya sudah sering dengar soal Deltras dan menurut saya, mereka tidak lebih baik dari kami," ujar pelatih yang baru lima bulan bersama Pro Duta ini.

Saat ini Pro Duta diperkuat penyerang berbahaya Emaleu Sergei, mereka juga merekrut pelatih kiper Benny van Breukelen, mantan kiper Niac Mitra, Surabaya.

"Tim ini punya pemain yang bagus, sekarang bagaimana supaya organisasi mereka bagus dan kami bisa menang," ungkap Angelov.

Adapun untuk laga perdana ini, Panpel Deltras hanya mencetak 11.500 tiket. Padahal kapasitas stadion bisa memuat hingga 35.000 penonton.

"Sekarang Deltras degradasi, kami tidak berani cetak begitu banyak," ujar Ketua Panpel Deltras Djoko Tetuko.

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau