PORTSMOUTH, KOMPAS.com - Wayne Rooney mencetak hat-trick yang mengantar Manchester United (MU) menang 4-1 atas Portsmouth dalam duel lanjutan Premier League, di Fratton Park, Sabtu (28/11). Hasil itu membuat MU kokoh di posisi kedua dan berhasil mendekat sejarak dua angka kepada Chelsea yang menguasai klasemen dengan 33 poin.
Sebelum pertandingan, MU mengoleksi 28 poin atau kalah lima angka dari Chelsea. Mengingat Chelsea mungkin akan kehilangan poin penuh saat menghadapi Arsenal, Minggu (29/11), pertemuan dengan Portsmouth akan menjadi momen bagus untuk memangkas jarak. Kenyataan bahwa Portsmouth adalah tim penghuni dasar klasemen, membuat MU semakin bersemangat.
Bermodal kepercayaan diri tinggi dan ambisi mempertahankan gelar, MU pun bermain menyerang sejak menit awal. Status sebagai tim tamu tak membuat MU kesulitan untuk mengembangkan serangan. Mengandalkan permainan sayap, MU mampu menciptakan tekanan kepada benteng Portsmouth.
Meski begitu, tak mudah bagi MU untuk menembus kotak penalti dan menciptakan peluang. Untuk mengatasi kebuntuan, MU berusaha mengoptimalkan kesempatan bola mati atau melakukan tembakan jarak jauh.
Sejumlah peluang emas pun tercipta. Pada menit ke-sebelas, misalnya, Paul Scholes berhasil menjangkau umpan Giggs dan melepaskan tendangan dari luar kotak penalti. Sayang, sepakannya masih melambung di atas mistar gawang Portsmouth.
Di tengah kesulitan itu, MU mendapat hadiah penalti, menyusul pelanggaran gelandang Michael Brown kepada Wayne Rooney di menit ke-22. Rooney yang dipercaya melakukan eksekusi, melesakkan bola ke sudut kiri bawah gawang Portsmouth.
Keadaan tertinggal tak memberi pilihan bagi "Pompey" selain membuka barisan dan mulai menyerang. Meski juga tak mudah menciptakan ruang tembak, tekanan Pompey mampu merusak koordinasi barisan belakang MU.
Tekanan Portsmouth akhirnya memaksa bek Nemanja Vidic melakukan pelanggaran kepada penyerang Frederic Piquionne (menarik baju) di menit ke-32. Tanpa ragu, wasit Mike Dean kembali menunjukk titik putih. Pompey pun kemudian berhasil menyamakan kedudukan setelah Kevin-Prince Boateng sukses menjebol gawang MU.
Kedudukan imbang 1-1 mengubah jalannya permainan. Kedua kubu sama-sama meningkatkan serangan. Sementara MU berusaha memainkan umpan-umpan dan tembakan jarak jauh, Portsmouth malah berani memainkan umpan pendek dan berpenetrasi. Namun, permainan seru itu gagal membuahkan gol tambahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, kedua kubu langsung menggebrak dengan permainan cepat. Setelah sempat berbagi penguasaan bola, MU akhirnya berhasil memenangi duel seru menyusul gol yang dicetak Wayne Rooney di menit ke-48. Memanfaatkan umpan Ryan Giggs, Rooney mengirim bola masuk ke sudut kiri bawah gawang Portsmouth.
Kembali tertinggal, Portsmouth mencoba memperbaiki penguasaan bola. Namun, MU dengan tenang membendung usaha musuh. Dan, begitu ada kesempatan menyerang, MU langsung bergerak dari sayap kiri.
Aksi Ryan Giggs di sektor kiri betul-betul menyulitkan barisan bek Portsmouth. Saking berbahayanya, Frederic Piquionne sampai terpaksa melanggar Giggs untuk menghentikannya.
Sayang, ganjalan kaki Piquionne terjadi tepat ketika Giggs memasuki kotak penalti. Wasit pun kembali menghadiahkan penalti untuk MU. Rooney yang kembali dipercaya mengeksekusi penalti, sukses mengirim bola masuk ke sudut kiri bawah gawang Portsmouth.
Unggul 3-1, MU semakin bersemangat. Dengan tetap menjaga disiplin lini belakang, MU terus mengalirkan serangan. Memasuki menit ke-63, MU nyaris menambah gol melalui Giggs. Sayang, tembakan jarak jauhnya masih bisa diamankan Begovic.
Di tengah derasnya serangan MU, Portsmouth mampu menyelipkan dua ancaman berbahaya melalui Kevin-Prince Boateng di menit ke-68 dan ke 74. Namun, kedua tembakan dari tengah kotak penalti itu masih bisa diamankan Kusczak.
Rasa penasaran membuat Portsmouth meningkatkan agresivitasnya. Setiap kali dapat menguasai bola, nyaris semua pemain Portsmouth ikut naik membantu serangan. Namun, Selain gagal membuahkan gol, serbuan besar-besaran itu membuat lemahnya lini belakang, yang membuat gawang mereka dibobol Giggs di menit ke-87.
Gol bermula dari hadiah tendangan bebas yang diberikan wasit kepada MU menyusul pelanggaran John Utaka kepada Patrice Evra. Giggs yang dipercaya mengeksekusi hadiah, berhasil mengirim bola masuk ke sudut kanan bawah gawang Portsmouth.
Gol itu ternyata tak meruntuhkan semangat juang Portsmouth. Dengan sedikit waktu tersisa, mereka mencoba menggempur untuk sekadar memperpendek jarak. Namun, hingga laga berakhir, mereka tak kunjung mampu menambah gol. Karena MU juga tak menambah gol, pertandingan ditutup dengan skor 4-1 untuk kemenangan tim tamu.
Susunan pemain:
Portsmouth: Begovic; Hreidarsson, Wilson, Kaboul, Ben-Haim; Brown, O'Hara, Yebda (Utaka 78), Boateng; Piquionne (Kanu 61), Dindane (Smith 81)
MU: Kuszczak; Evra, Vidic, Brown, Neville; Giggs, Fletcher, Carrick (Anderson 76), Valencia, Scholes; Rooney