Christian: SEA Games Kali Ini Berat

Kompas.com - 03/12/2009, 23:38 WIB

JAKARTA, Kompas.com - Ketua Subbid Pelatnas PB PBSI Christian Hadinata menilai, SEA Games 2009 di Laos kali ini lebih berat dibanding dua tahun lalu di Thailand. Pasalnya, kali ini negara-negera kuat menurunkan kekuatan terbaiknya.

Ketika di Thailand, tim bulu tangkis Indonesia memborong tujuh medali emas yang diperebutkan. Waktu itu, hanya Thailand yang diperhitungkan.

"Dulu yang turun dengan kekuatan penuh hanya kita (Indonesia), sehingga yang diwaspadai hanya tuan rumah Thailand," kata Christian saat ditemui di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (3/12).

"Kali ini, putra-putri Thailand sudah mengalami perkembangan bagus
sehingga bisa menjadi saingan kita dalam nomor perorangan," katanya.

Sedangkan untuk nomor beregu, selain Thailand, Indonesia akan menghadapi tantangan berat dari Malaysia yang pada SEA Games Thailand dua tahun lalu menurunkan pemain-pemain muda, tetapi kali ini juga turun dengan kekuatan penuh.  

Tampilnya Malaysia dengan kekuatan penuh juga menambah pesaing pada nomor perorangan. "Adanya Lee Chong Wei dan pasangan Koo Kien Keat/Tan Boon Heong membuat situasinya tidak mudah," tambahnya.

Ia mengaku sulit untuk memprediksi karena kekuatan saat ini merata. "Semua pernah menang tetapi juga pernah kalah," kata Christian seraya mencontohkan pertemuan Sony Dwi Kuncoro dengan Lee Chong Wei yang pernah saling mengalahkan.

Dengan kondisi berimbang seperti itu, katanya, yang menjadi kunci untuk memenangi kompetisi adalah motivasi untuk meraih kemenangan.

"Siapa yang mempunyai keinginan kuat, dia yang akan menang," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau