Tenis Beregu Putri ke Final, Putra Terhenti

Kompas.com - 11/12/2009, 23:00 WIB

JAKARTA, Kompas.com - Tim tenis putri Indonesia akan menantang Thailand di final SEA Games XXV 2009 Laos. Tiket itu diperoleh setelah tim putri Indonesia menundukkan Malaysia 3-0 pada pertandingan semifinal beregu di Lapangan Tenis Stadion Nasional Vientiane, Jumat (11/12/09).

Lavinia Tananta mengawali kemenangan dengan menundukkan Neesha Thirumalaichelvam 6-1, 6-0 disusul Ayu Fani Damayanti yang menghentikan Jawairiah Noordin 6-4, 6-3. Ganda, Sandy Gumulya/Jessy Rompies melengkapi kesuksesan Indonesia dengan menang 6-2, 6-0 atas Jawairiah Noordin/Neesha.

Di final, Indonesia akan berhadapan dengan Thailand yang menundukkan Filipina 2-1 dengan susah payah.

Suchanun Virataprasert yang tampil pertama menyerah dalam tiga set 3-6, 6-3, 3-6 atas Denise Dy. Pada tunggal kedua pemain senior Tamarine Tanasugarn menyamakan kedudukan 1-1 menundukkan Riza Zalameda 6-0, 6-4.

Kemenangan akhirnya ditentukan ganda Nudnida Luangnam/Varatchaya Wongteanchai yang menundukkan Denise Dy/Riza Zalameda dalam rubber set 3-6, 6-4, 6-3.

Namun keberhasilan tim Merah Putih putri tak diikuti regu putra di mana Indonesia menyerah 1-2 atas Filipina di semifinal.

Dua kemenangan Filipina diraih pemain terbaik mereka ketika Treat Huey menundukkan Sunu Wahyu Trijati 6-3, 6-3 dan Cecil Mamiit menundukkan Christopher Rungkat 6-4, 6-0.

Sunu Wahyu/Surya Wijaya mempertipis kekalahan tim Indonesia dengan menundukkan Johnny Arcilla/Patrick Tierro 6-2, 6-3.

Di final Filipina akan berhadapan dengan Thailand yang menundukkan  Vietnam 3-0.

Kittiphong Wachiramanowong mengawali kemenangan atas Bui Tri Nguyen 6-1, 6-1, disusul Danai Udomchoke vs Hoang Tranh Trung 6-4, 6-1 dan ganda Sanchai Ratiwatana/Sonchat Ratiwatana menundukkan Do Minh Quan/Le Quoc Khanh 6-4, 6-0.

ekuatan pemain putra Filipina memang sudah diprediksi sebelumnya. Treat Huey saat ini menduduki peringkat 143 ATP dan Cecil Mamiit peringkat 443 ATP. Sedangkan Christopher Rungkat masih di atas peringkat 1000-an di ITF.

Secara keseluruhan, tim tenis Filipina menargetkan lima medali emas di SEA Games ini. Sedangkan Indonesia hanya dua emas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau