Berjuang 62 Menit, Maria ke Perempat Final

Kompas.com - 14/12/2009, 19:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Tunggal putri Indonesia, Maria Kristin Yulianti, melewati adangan di babak pertama bulu tangkis nomor perorangan SEA Games XXV 2009 Laos. Pada pertandingan di Gym Hall 1, National Sports Complex, Maria harus berjuang selama 62 menit untuk menyingkirkan pemain Singapura, Fu Mingtian.

Meskipun diunggulkan, Maria, yang kemarin mempersembahkan satu-satunya poin bagi Indonesia di final beregu putri melawan Malaysia, sempat kalah 15-21 di set pertama. Namun, di dua game selanjutnya, peraih medali perunggu Olimpiade Beijing 2008 ini bisa keluar dari tekanan untuk memenangi laga yang seru dan ketat tersebut dengan 22-20, 21-17.

Di babak kedua atau perempat final, Maria kembali akan bertemu lawan yang sangat berat. Kali ini dia menantang jagoan Malaysia yang kemarin menaklukkan Adriyanti Firdasari pada final nomor beregu putri, Wong Mew Choo. Unggulan ketiga ini maju ke perempat final tanpa harus bertanding karena mendapat bye.

Dengan demikian, ada dua pemain Indonesia yang akan tampil di perempat final. Pasalnya, Firdasari, yang merupakan unggulan kedua, juga langsung tampil di babak delapan besar setelah mendapat bye.

Seperti halnya tunggal putra, di sektor tunggal putri ini Indonesia juga memiliki harapan meraih emas dan perak. Jika sama-sama terus melaju, maka Firdasari dan Maria akan bertemu di final.

Bona/Ahsan menang mudah

Sementara itu, di nomor ganda putra, pasangan Pelatnas Cipayung, Bona Septano/Muhammad Ahsan, tak kesulitan untuk meraih tiket perempat final. Melawan pasangan Kamboja, Nuon Sophorn/Teav Yongvannak, Bona/Ahsan hanya perlu waktu 20 menit untuk menang straight set 21-13, 21-7.

Selanjutnya, mereka akan bertemu dengan pemenang duel antara pasangan Laos Chanda/Yothin dan pasangan Filipina, Jaime Junio Jr/Patricque Magnay.

Di sektor ganda putra ini, Indonesia juga menempatkan dua wakil di perempat final. Ganda nomor satu, Markis Kido/Hendra Setiawan, langsung meraih tiket perempat final karena mendapat bye di babak pertama. Di babak kedua, peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008 ini ditantang pasangan Thailand, Nuttaphon Narkthong/Patiphat Chalardchalaem, yang menang 21-4, 21-11 atas pasangan Kamboja, Prum Saravuth/Vann Chanpisey.

Dari hasil keseluruhan di babak pertama bulu tangkis nomor perorangan ini, para pemain Indonesia belum terbendung. Sebelum Maria Kristin dan Bona/Ahsan meraih tiket ke perempat final, Simon Santoso dan Sony Dwi Kuncoro di sektor tunggal putra sudah lebih dulu memperoleh tiket itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau