Indonesia Kirim 10 Pecatur ke Kejuaraan Catur Beregu Asia

Kompas.com - 16/12/2009, 18:03 WIB

JAKARTA, Kompas.com - PB Percasi kembali mengirim 10 pecatur putra dan putri ke kejuaraan catur beregu Asia yang akan digelar di Kalkuta, India pada 20 - 29 Desember mendatang. Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi PB-Percasi Kristianus Liem mengatakan, menurut informasi terakhir dari panitia lokal, sudah didapat kepastian sembilan negara akan tampil di kejuaraan catur beregu tersebut.

"Sepuluh pecatur Indonesia yang akan dikirim ini rata-rata pecatur muda usia," ungkapnya ditemui di Gedung Pyramid Gelora Bung Karno, Rabu (16/12/09).

Menurut Kristianus, 10 pecatur tersebut diharapkan yang tengah disiapkan untuk SEA Games 2011 di Jakarta. Pecatur muda yang diterjunkan ke kejuaraan catur beregu Asia di Kalkuta India nanti menurutnya akan mendapat tantangan berat dari tuan rumah India, Vietnam dan Iran untuk kelompok putranya.

"Sedangkan di bagian putri, pecatur muda Indonesia bakal mendapat perlawanan hebat dari pecatur peserta lainnya," katanya.

Sepuluh pecatur muda yang akan berlaga di Kalkuta, India terdiri dari GM Susanto Megaranto, Chandra, Anjas, Kaisar dan Farid Firmansyah di kelompok putra. Sedangkan di kelompok putri, GMW Irene Kharisma Sukandar, Tina Lestari, Dewi Citra,Medina Aulia dan Chelsea Monica Sihite.

"Kami berharap pecatur muda kita ini bisa menaikkan ratingnya masing-masing, " tutur Kristianus lagi.

Sementara itu Wakil Ketua Umum PB Percasi GM Utut Adianto mengatakan, pihaknya sengaja mengirim pecatur muda usia untuk regenerasi atlet catur di Indonesia. "Biasanya pecatur muda usia itu lebih mantap persiapan fisiknya, apalagi memainkan catur kilat yang sudah memasyarakat, jadi diperlukan jantung yang sehat," ujarnya.

Menurut Utut, 10 pecatur tersebut merupakan kerangka inti tim catur Indonesia di SEA Games 2011.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau