Perusahaan AS Dapat Kontrak Rudal Taiwan Senilai 1,1 Miliar Dollar AS

Kompas.com - 24/12/2009, 10:04 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com — Perusahaan pertahanan AS, Raytheon, Rabu waktu setempat mengatakan bahwa pihaknya mendapat kontrak senilai 1,1 miliar dollar AS untuk menyediakan sistem rudal Patriot baru bagi Taiwan. Kontrak itu telah dalam perencanaan sejak 2008 ketika Pentagon memberi tahu Kongres bahwa mereka membolehkan Taiwan untuk membeli rudal pencegat yang mutakhir dan lebih baru serta peralatan pertahanan lainnya.

Penjualan perlengkapan militer itu telah memancing keberatan dari China, yang menganggap Taiwan sebagai provinsi yang memisahkan diri dari mereka. Raytheon, yang bermarkas di Massachusetts, menyatakan bahwa pihaknya telah menerima pemberitahuan mengenai persetujuan kontrak untuk perangkat keras sistem dengan sasaran di darat senilai 965,6 juta dollar AS dan kontrak suku cadang senilai 134,4 juta dollar AS.

Seorang pejabat Raytheon menjelaskan, kontrak itu akan mencakup peluncur rudal terdepan baru dan peralatan lainnya. Namun, rudal tadi akan menjadi bagian dari kontrak yang terpisah. Raytheon dalam beberapa tahun belakangan ini telah menerima kontrak untuk meng-upgrade sistem rudal Patriot yang ada, yang dirancang untuk mencegat rudal balistik.

"Sistem Patriot adalah elemen penting untuk memberikan kemampuan pertahanan rudal dan udara yang terintegrasi secara unggul untuk perlindungan Taiwan," kata Daniel Smith, Direktur Raytheon Integrated Defence Systems. "Raytheon telah memberi teknologi terdepan, inovasi, dan dukungan di Taiwan selama lebih dari 40 tahun, dan kami merasa terhormat untuk meneruskan kemitraan itu sekarang ini dan pada masa depan."

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau