10 Tips Jitu Bikin Resolusi Sukses Tahun Baru

Kompas.com - 29/12/2009, 11:48 WIB

KOMPAS.com — DALAM hitungan jam Anda akan memasuki Tahun Baru. Banyak orang membuat resolusi (semacam tekad pada diri sendiri untuk meraih atau menyelesaikan sesuatu) begitu memasuk Tahun Baru.

Nah, menurut para psikolog, kunci untuk meraih resolusi Tahun Baru bisa dengan memecah tujuan utama Anda dalam serangkaian langkah sederhana dan tidak berlarut-larut pada konsekuensi bila tujuan tidak tercapai. Penelitian Profesor Richard Wiseman dari Universitas Hertfordshire, Inggris, mengungkapkan, kurang dari seperempat orang Inggris bisa mencapai resolusi Tahun Baru mereka pada 2010. Hal itu, kata dia, karena mereka mengambil jalan yang salah. Dia mempelajari 700 relawan yang membuat serangkaian resolusi yang berbeda, termasuk berhenti merokok, kehilangan berat badan, memulai hubungan, atau mendapatkan kualifikasi yang baru.

Berdasarkan temuan Wiseman, sebagaimana dilansir Telegraph, Selasa, hanya 22 persen partisipan yang berhasil mencapai tujuan mereka atau mendeskripsikan kemajuan mereka dengan "sangat sukses". Mengapa begitu banyak yang gagal? Kata Wiseman, karena mereka mengambil pendekatan yang salah dan menjadi kacau oleh buku-buku tolong-diri-sendiri (self-help books) yang mereka baca.

Ia membandingkan teknik mereka yang sukses mencapai resolusinya dengan mereka yang gagal. Kemudian, dia membuat daftar tips untuk tetap on track ketika seseorang ingin membuat perubahan dalam hidup. Menurut dia, orang-orang yang gagal cenderung larut dalam "hal-hal buruk" yang akan terjadi sekiranya mereka tidak mencapai tujuan. Mereka biasanya membuang kesempatan di sekitar mereka, mengadopsi tokoh idola, berfantasi akan kesuksesan, dan bergantung pada kekuasaan.

"Banyak ide-ide mereka sering kali direkomendasikan oleh para ahli tolong-diri-sendiri tetapi hasil penelitian kami menyatakan ide-ide tersebut tidak berhasil," kata Wiseman. "Karena nasihat-nasihat semacam ini sudah tersebar luas, maka jutaan orang akan gagal mencapai tujuan mereka".

Para partisipan yang sukses sebaliknya merinci tujuan mereka dalam serangkaian langkah sederhana dan memberi hadiah pada diri mereka setiap kali sebuah tahap berhasil dilalui. Mereka juga bercerita kepada teman-teman mereka mengenai apa yang hendak mereka coba raih, mengingatkan diri mereka sendiri akan keuntungan yang didapat dengan pencapaian tujuan dan membuat grafik pencapaian. "Banyak teknik sukses ini yang terkait dengan pembuatan rencana dan membantu diri Anda tetap menjalankannya," kata Wiseman. "Mereka yang menjalankan kelima teknik tersebut 20 persen akan lebih berhasil ketimbang yang lain".

"Gagal meraih ambisi Anda secara psikologis dapat berakibat buruk karena hal tersebut dapat merampas seorang dari kontrol dirinya. Saya berharap penelitian ini dapat membantu orang mengubah hidup mereka di tahun 2010."

Inilah 10 tips sukses yang ditawarkan Wiseman jika Anda ingin membuat resolusi Tahun Baru:
1) Buatlah hanya satu resolusi; peluang sukses Anda lebih besar ketika Anda menyalurkan energi untuk mengubah hanya salah satu aspek dari perilaku Anda.

2) Jangan menunggu hingga malam Tahun Baru untuk memikirkan resolusi Anda. Luangkan waktu beberapa hari sebelumnya untuk merefleksikan apa yang sesungguhnya ingin Anda raih.

3) Singkirkan resolusi sebelumnya; memutuskan untuk menengok ke belakang dan melihat resolusi terdahulu hanya akan membuat Anda frustrasi dan kecewa.

4) Jangan ikut arus dan membuat resolusi yang biasa-biasa saja. Pikirkan tentang apa yang sesungguhnya Anda inginkan dalam hidup.

5) Pecahkan tujuan utama Anda dalam serangkaian langkah pencapaian, fokus pada penciptaan langkah-langkah tujuan yang konkret, terukur, dan terjadwal.

6) Sampaikan ke teman-teman dan keluarga tentang tujuan Anda, itu akan meningkatkan rasa takut akan gagal dan menarik dukungan.

7) Secara reguler ingatkan diri akan keuntungan yang dapat diraih dari pencapaian tujuan-tujuan Anda dengan membuat daftar tentang bagaimana kehidupan akan lebih baik begitu tujuan besar Anda tercapai.

8) Berikan diri Anda hadiah kecil kapan pun Anda meraih tujuan-tujuan turunan Anda. Itu akan motivasi dan membuat Anda terus berupaya untuk maju.

9) Buatlah rencana dan kemajuan Anda menjadi konkret dengan menyimpan jurnal yang ditulis tangan, dan melengkapi kertas kerja di komputer, atau menutup papan pengingat dengan grafik maupun gambar.

10) Terimalah bahwa sewaktu-waktu kebiasaan lama akan muncul. Sikapi setiap kegagalan sebagai kemunduran sementara ketimbang menjadi alasan untuk menyerah dan pasrah.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau