Masjid Atta'Awun dan Puncak Pass Mulai Dipadati Warga

Kompas.com - 31/12/2009, 18:09 WIB

BOGOR, KOMPAS.com- Menjelang malam pergantian tahun, Kamis (31/12/2009) sore tadi, masyarakat sudah berkumpul di sekitar Puncak Pass, Bogor. Dua titik yang akan menjadi pusat konsentrasi massa di kawasan Puncak Pass yaitu di Masjid Atta'Awun dan sekitar Restoran Rindu Alam mulai didatangi warga.

Pemantauan Kompas.com, hujan yang mengguyur kawasan Puncak sejak sore tak menyurutkan muda-mudi maupun rombongan keluarga untuk berkumpul di dua titik tersebut sejak pukul 16.00. Tempat parkir di Puncak Pass telah dipenuhi kendaraan.

Sedangkan di Masjid Atta'Awun yang tidak jauh dari Puncak Pass, ratusan orang sudah berkumpul di dalam maupun di sekitar masjid.

Ade (33), salah satu petugas masjid, mengatakan, ribuan orang biasanya mulai berkumpul di sekitar masjid sejak pukul 20.00 dan akan semakin padat hingga pergantian tahun. "Biasanya jalan macet parah mulai pukul 22.00," katanya.

Menyambut tahun baru, ucap Ade, masjid Atta'Awun akan mengadakan dzikir yang dimulai pukul 23.00. "Rencananya dzikir sampai pagi. Biasanya seribuan orang akan ikut dzikir. Masjid akan ditutup selama dzikir. Warga yang hanya berkumpul-kumpul dilarang masuk," jelas dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau