Century Dapat Banyak Kelonggaran, Adakah yang Diuntungkan?

Kompas.com - 05/01/2010, 18:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Bank Century diketahui mendapatkan sejumlah liniensi alias kemudahan atau kelonggaran dari Bank Indonesia. Kemudahan-kemudahan itu bahkan didapatkan sejak bank tersebut belum menjadi satu dan masih terpisah antara Bank Pikko, Bank Danpac, dan Bank CIC.

Wakil Ketua Pansus Angket Bank Century Mahfudz Sidiq mengatakan, fakta adanya kelonggaran yang diberikan kepada bank-bank milik Robert Tantular itu menjadi salah satu "kata kunci" yang didapatkan Pansus setelah mendengarkan kesaksian sejumlah mantan pejabat BI. Hingga hari ini, para mantan pejabat BI telah didengar keterangannya untuk mendapatkan kesaksian mengenai proses merger Bank Century dan pemberian Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP). 

"Kata kunci yang kami dapatkan adalah adanya liniensi atau kelonggaran-kelonggaran yang akan dipertajam dalam lanjutan dengan mantan pejabat BI," kata Mahfudz seusai memimpin Rapat Pansus, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (5/1/2010).

Dari kemudahan-kemudahan yang didapatkan Century, lanjut Mahfudz, timbul pertanyaan mengenai kemungkinan adanya pihak-pihak di dalam Bank Indonesia yang diuntungkan dengan memberikan sejumlah kemudahan tersebut.

"Kalau tidak ada yang diuntungkan, ini menjadi persoalan administrasi. Tapi, kalau ada pihak-pihak yang secara sengaja mengambil keuntungan, maka itu pelanggaran pidana," ujar Mahfudz.

Untuk mengungkap hal tersebut, Pansus masih mengurai berbagai keterangan yang didapatkan dari sejumlah saksi yang sudah dihadirkan. Beberapa anggota Pansus mengungkapkan sejumlah data bahwa Bank Century yang dicikalbakali 3 bank tersebut mempunyai rekam jejak yang tidak baik di dunia perbankan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau