Serangan di Yaman Selatan Tewaskan Dua Polisi

Kompas.com - 07/01/2010, 16:42 WIB

SANAA, KOMPAS.com - Seorang petugas Yaman dan dua polisi, Kamis (7/1/2010) tewas dalam serangan yang dilakukan orang tak dikenal di bagian selatan negara itu, kata satu sumber keamanan lokal kepada AFP. Serangan tersebut terjadi di Al-Buraiqa, barat Aden, kata sumber itu menambahkan.
   
Sentimen separatis makin berkembang dalam beberapa tahun terakhir di Yaman, pada saat orang-orang selatan mengajukan keberatan terhadap diskriminasi dan kekurangan investasi kepada pemerintah Sanaa. Beberapa protes terjadi pada bulan-bulan terakhir ini, yang kemudian memicu bentrokan berdarah dengan pasukan keamanan.
    
Kepolisian Yaman Rabu menahan pemilik dan redaktur surat kabar besar di wilayah selatan, Al-Ayyam, menyusul terjadinya bentrokan antara polisi dan pasukan pengawal bersenjata harian yang dilarang. Hisham Bashraheel, 66 tahun, ditahan berkaitan bentrokan itu sejak Senin. Seorang polisi dan seorang pengawal tewas, sedangkan tujuh orang lainnya cedera.
   
Pasukan keamanan Yaman Rabu menangkap seorang pemimpin kunci Al Qaeda dan dua orang lainnya yang diduga kuat berada di belakang ancaman-ancaman terhadap kepentingan Barat di Sana’a sehingga mereka menutup kedutaan-kedutaan besarnya, kata polisi.
   
Penangkapan Mohammaed al-Hanq dan dua tersangka lainnya di satu rumah sakit di Raydah, sebelah utara ibu kota Yaman, terjadi ketika penguasa Yaman menyatakan para anggota Al Qaeda diburu di seluruh negara itu.
   
Hanq telah luput dari penangkapan pada Senin dalam operasi yang dilakukan pihak keamanan di Arhab, 40 km sebelah utara Sana`a. Dalam operasi itu dua saudaranya tewas dan tiga lainnya menderita cidera.
   
Seorang perwira keamanan mengatakan kepada AFP bahwa pasukan keamanan pada Rabu pagi melancarkan operasi di satu rumah sakit di Raydah, 80 km sebelah Sana’a di provinsi Amran, tempat para tersangka mendapat perawatan kesehatan. "Mohammed al- Hanq dan dua lainnya yang cidera ditangkap di satu rumah sakit di Amran," ujar perwira itu.
   
Empat orang yang membawa korban cidera itu ke rumah sakit dan menyembunyikan mereka juga ditahan, demikian berita di laman 26Sep.net yang terkait dengan Kementerian Pertahanan.
   
Dua tersangka anggota Al Qarda menyerahkan diri kepada pihak berwajib di kawasan Marib, sebelah timur Sana`a pada Rabu dan orang ketiga juga menyerahkan diri di Arhab, kata seorang perwira keamanan.
   
Kemenetrian Dalam Negeri Yaman menyatakan Rabu pasukan keamanan melancarkan operasi di beberapa provinsi yang diduga dijadikan sarang teroris dan sering terjadi kontak senjata di antara mereka.
   

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau