Ajudan dan Sopir Susno Ditarik?

Kompas.com - 07/01/2010, 22:55 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang menyatakan belum tahu persis apakah benar ajudan dan sopir pribadi mantan Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komjen Susno Duadji sudah ditarik. Namun, seandainya pun benar, hal itu semata-mata karena berkait dengan jabatan.

"Di Polri itu ajudan dan sopir pribadi melekat pada jabatan. Jadi kalau itu benar ditarik ya karena beliau sudah tidak menjabat (Kabareskrim) lagi," kata Aritonang yang dihubungi, Kamis (7/1/2010) malam ini.

Jadi benar bahwa ajudan dan sopir pribadi Susno telah ditarik? Aritonang tidak menyatakan begitu. "Saya hanya katakan kalau semua itu melekat pada jabatan," katanya.

Jadi benar kalau seorang Kepala Polda, misalnya, tak lagi menjabat maka semua itu ditarik? "Saya juga tak menyatakan seperti itu," katanya.

Sebelumnya, sebuah stasiun televisi menayangkan dalam running text-nya bahwa ajudan dan sopir pribadi Susno telah ditarik.

Ketika ditanya apakah penarikan itu berkait dengan curhat Susno kepada Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane sebelum hadir sebagai saksi dalam sidang perkara pembunuhan Nasrudin Zulkarnaen dengan terdakwa Antasari Azhar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Edward memastikannya tidak.

"Kalaupun benar dan baru sekarang dilakukan, itu hanya kebetulan bertepatan waktunya saja. Mungkin kemarin-kemarin baru proses," katanya.

Saat hadir di PN Jaksel dan tampil sebagai saksi, Susno mengenakan pakaian dinas lengkap perwira tinggi Polri. Kehadirannya juga sempat dipertanyakan karena tidak ada izin dari Kepala Polri.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau