Serangan AS Merongrong Kedaulatan Pakistan

Kompas.com - 08/01/2010, 01:25 WIB

ISLAMABAD, KOMPAS.com - Pemerintah Pakistan memperingatkan para senator AS bahwa serangan yang mereka lakukan terhadap militan di wilayahnya telah merongrong adanya konsesus nasional dalam upaya perang melawan militansi.

Presiden Asif Ali Zardari memberikan peringatan itu kepada delegasi AS yang dipimpin mantan kandidat presiden AS dan Senator Republik, John McCain sehari setelah serangan rudal AS menewaskan sedikitnya 13 militan di perbatasan Afganistan.

McCain pada hari Kamis mengatakan, bahwa penggunaan pendekatan seperti serangan terhadap tersangka militan Islam di Pakistan adalah bagian efektif dari strategi AS dan itu harus terus dilakukan. Pernyataan itu oleh Zardari dianggap telah meruntuhkan konsensus nasional dalam upaya melawan militan.

"Presiden menggarisbawahi perlunya kemitraan strategis jangka panjang antara Pakistan dan Amerika Serikat harus didasarkan pada kepentingan bersama, menghormati dan saling percaya," kata Zardari dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan.

Pakistan menduga, AS tengah menargetkan Waziristan Utara, sebuah benteng Al Qaeda, Taliban dan jaringan Haqqani, di mana para militan kerap melancarkan serangan. Karena itu,  Zardari mendesak delegasi Amerika untuk membujuk para pembuat kebijakan AS agar memberikan teknologi ke Pakistan sehingga dapat menyelesaikan masalahnya sendiri, ketimbang pasukan asing harus masuk sehingga menimbulkan pelanggaran kedaulatan.

Zadari menambahkan, biaya perang yang begitu besar dalam delapan tahun terakhir hampir membuat lumpuh perekonomian Pakistan. Washington telah menempatkan Pakistan sebagai jantung utama untuk menggempur Taliban dan memberi tekanan agar mereka tuntas mengatasi kelompok itu.

Di sisi lain, serangan AS di wilayah Pakistan telah menimbulkan sentimen anti-Amerika. Warga setempat mengutuk aksi-aksi kekerasan yang dilakukan kelompok militan, termasuk serangan-serangan dari luar yang mereka, wujudkan termasuk lewat aksi pemogokan yang belakangan terjadi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau