JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Edward Aritonang membantah pernyataan mantan Kabareskrim Komjen Susno Duadji perihal kedatangan rombongan anggota Densus 88 Antiteror ke rumah Susno pada Kamis (7/1/2010) malam.
Sebelumnya, Susno mengatakan kepada wartawan bahwa satu truk yang berisi anggota Densus 88 telah mendatangi rumahnya kemarin malam untuk mengambil paksa fasilitas milik Polri. Menurut Susno, kedatangan rombongan Densus itu membuat keluarganya ketakutan.
Menurut Edward, anggota polisi datang ke rumah Susno untuk mengambil mobil dinas milik Polri setelah Susno tak lagi menjabat sebagai Kabareskrim. "Densus itu anggota Bareskrim. Kendaraan yang dibawa itu milik Bareskrim. Mereka datang ke sana (rumah Susno) sebagai anggota Bareskrim," katanya, Jumat (8/1/2010).
Ketika ditanya berapa jumlah anggota polisi yang datang mengambil mobil, Edward hanya menjawab, "Secukupnya."
Seluruh fasilitas yang selama ini diterima Komjen Susno sebagai Kabareskrim telah ditarik oleh Polri, seperti rumah dinas, mobil dinas, ajudan, sekretaris pribadi, dan sopir pribadi.
Menurut Edward, penarikan itu dilakukan secara bertahap dan tidak berkaitan dengan kesaksian Susno di persidangan Antasari Azhar di PN Jaksel kemarin.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang