Cabinda, Sabtu -
Klub Manchester City memastikan, Adebayor telah meninggalkan Angola. Konfederasi Sepak Bola Afrika, CAF, mengecam penembakan itu dan menyatakan turnamen tetap berlanjut meski ada insiden itu. Adebayor, kapten Togo, mengatakan, banyak pemain ingin segera pulang setelah mengalami hal yang mengerikan itu.
”Saya kira banyak pemain ingin pergi, mereka tak ingin berada di turnamen ini lagi karena mereka telah melihat kematian mereka. Sebagian besar pemain ingin kembali ke keluarga mereka,” tutur Adebayor yang tidak terluka dalam insiden itu.
Menurut kiper Togo, Kossi Agassa, yang tidak terluka, dua anggota skuad yang bukan pemain tewas dalam penembakan itu. ”Kami baru saja diberi tahu bahwa asisten pelatih dan petugas media tewas,” kata Agassa dalam wawancara dengan radio Perancis, France Info.
Para penyerang yang bersenapan mesin selama sekitar 30 menit menembaki bus pengangkut timnas Togo saat menyeberang dari Republik Kongo—tempat pemusatan latihan tim—memasuki Cabinda. Kawasan ini menghasilkan setengah dari produksi minyak harian Angola, yang menjadi rival Nigeria sebagai penghasil minyak terbesar di Afrika. Para pemain Togo berlindung di bawah kursi penumpang saat bus mereka dihujani tembakan.
FLEC, yang selama beberapa dekade telah bertempur untuk memperjuangkan kemerdekaan kawasan itu dari Angola, mengklaim telah melakukan serangan tersebut. FLEC menyatakan
”Ini adalah permainan sepak bola, salah satu turnamen terbesar di Afrika dan banyak orang akan bahagia dalam posisi kami. Namun, saya pikir semua orang tidak ingin memberikan hidup mereka untuk hal itu. Jika saya hidup, saya bisa bermain sepak bola besok dan satu tahun lagi, mungkin Piala Afrika berikutnya. Namun, saya tidak siap mati sekarang,” papar Adebayor.
Sejumlah pemain Togo terluka dalam insiden itu, di antaranya bek Serge Akakpo, yang bermain di klub Romania, Vaslui. Ia tertembak dua kali dan Adebayor mengatakan tak yakin Akakpo akan selamat meski klub Vaslui menyatakan kondisi pemainnya membaik setelah sukses menjalani operasi. Satu pemain lain yang terluka adalah penjaga gawang Kodjovi Obilale, yang bermain untuk klub Perancis, GSI Pontivy.
Togo dijadwalkan menghadapi Ghana pada pertandingan perdana di Cabinda, Senin. Meski keamanannya mengkhawatirkan, kawasan ini dipilih menjadi tuan rumah untuk laga penyisihan Grup B yang beranggotakan Togo, Ghana, Pantai Gading, dan Burkina Faso. Tiga tim lain menyatakan tetap akan tampil di turnamen yang seharusnya diikuti oleh 16 tim itu. Belum ada rencana untuk memindahkan lokasi laga dari Cabinda.
Tim-tim dari grup lain sangat khawatir soal keamanan sepanjang kejuaraan meski mereka akan bertahan. Paul Le Guen, pelatih Kamerun, salah satu tim favorit juara, mengatakan, ”Tidak sepadan kehilangan hidup hanya karena sepak bola.”
Mantan Pelatih Togo Otto Pfister mengatakan, serangan itu akan membayangi penyelenggaraan Piala Dunia yang berlangsung Juni mendatang di Afrika Selatan. ”Ini pukulan nyata bagi Afrika. Ini pasti akan dihubung-hubungkan secara langsung dengan Piala Dunia,” katanya kepada kantor berita SID. ”Ini akan memberi dorongan kepada pengkritik.”
Adebayor, yang bergabung ke Manchester City dari Arsenal dengan harga 25 juta poundsterling, sepakat serangan itu memukul Afrika. ”Kami selalu mengulang-ulang bahwa Afrika, kami, harus mengubah wajah kami jika ingin dihormati dan, sayangnya, hal itu tidak terjadi,” ujarnya.
Penyelenggara Piala Afrika mengadakan pertemuan dengan CAF soal keamanan pasca-insiden. Perkembangannya dipantau terus oleh Afrika Selatan, yang menghabiskan dana sekitar 13 miliar rand (1,7 miliar dollar AS) untuk menggelar Piala Dunia 2010.
Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma tetap akan menghadiri pembukaan Piala Afrika, Minggu (10/1), seperti yang direncanakan. Rich Mkhondo, juru bicara
Sementara itu klub-klub Eropa menginginkan pemainnya segera kembali menyusul insiden penembakan itu. Udinese telah mengontak Ghana agar memulangkan pemainnya, Kwadwo Asamoah.
Klub Liga Primer Hull City juga ingin pemainnya segera pulang. Dua pemain Hull itu termasuk 31 pemain asal Liga Inggris yang harus tampil memperkuat negaranya di Angola. Selain Adebayor, ada Michael Essien, John Obi Mikel, Salomon Kalou, dan Didier Drogba asal Chelsea.