TANGERANG, KOMPAS.com - Eni Juner (24) asal Palangkaraya, Kalimantan Tengah akhirnya tewas diduga karena kelaparan, setelah menjalani ritual bertapa dan berpuasa selama 40 hari. Eni dan teman-temannya tiap hari hanya makan sekali dan mandi sekali pada pukul 03.00 dini hari.
Peristiwa tragis itu terjadi di rumah kontrakan Eni Juner bersama rekan-rekannya di Pondok Randu, Cengkareng, Jakarta Barat. Menurut teman Eni bernama Elizabeth, Eni meninggal Selasa lalu. Namun hingga Sabtu kemarin, jenazah Eni Juner hanya dibaringkan di kamar tengah.
Kepada polisi, Elizabeth mengatakan mereka memang tidak menguburkan Eni, tetapi justru mendoakan Eni karena menurut keyakinan mereka, Eni akan bangkit kembali di hari ke-lima kematiannya. Kasus itu kini sedang ditangani polisi Cengkareng. (Warta Kota)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang