Tabrakan Beruntun di Penjaringan, Jalan Kamal Raya Macet Total

Kompas.com - 11/01/2010, 14:21 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kecelakaan hebat terjadi di Jalan Kamal Raya, Penjaringan, Jakarta Utara pada Senin (11/1/2010) pagi. Empat orang dipastikan tewas dalam kecelakaan yang melibatkan 14 sepeda motor, satu truk trailer, dan sebuah truk Colt Diesel. Akibat kecelakaan ini, sejak pagi hingga berita ini diturunkan, kemacetan panjang terjadi di ruas Jalan Kamal Raya.

Kemacetan terjadi hingga lebih dari enam kilometer. Mulai dari Jalan Kapuk-Kamal Raya dari arah Cengkareng hingga ke Jalan Kamal Raya arah Penjaringan. Kemacetan juga terjadi lantaran banyaknya truk-truk besar yang melintas di kawasan tersebut. Jalur ini memang jalur yang biasa dilalui oleh berbagai kendaraan angkutan berat yang lalu lalang menuju kawasan Pelabuhan Tanjung Priok dan Bandara Soekarno-Hatta.

Menurut pantauan Kompas.com, kemacetan masih belum bisa diurai meski puluhan aparat kepolisian dari Polsektro Penjaringan diturunkan untuk mengatur lalu lintas. Ratusan warga yang tumpah ruah ke jalan untuk melihat langsung lokasi kecelakaan ikut mempersulit pengaturan lalu lintas.

Hingga saat ini kendaraan truk trailer bernopol B 9982 RW yang menjadi penyebab kecelakaan beruntun ini masih belum bisa dipindahkan. Sementara truk Colt Diesel dan sejumlah sepeda motor yang terlindas sudah berhasil dievakuasi petugas.

Seperti yang diwartakan, kecelakaan hebat ini berawal dari dugaan truk trailer yang mengalami rem blong. Akibatnya, tabrakan beruntun pun tak terelakkan. Selain itu, dua orang pengendara sepeda motor tewas di tempat karena terlindas truk.

Sementara dua lainnya meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit. Korban luka-luka lainnya hingga saat ini masih dirawat di RS Cengkareng. Satu orang pengemudi truk Colt Diesel saat ini sudah diamankan di Kantor Laka Lantas Polres Jakarta Utara. Sementara pengemudi truk trailer yang menjadi penyebab kecelakaan berhasil melarikan diri.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau